Bakal Balik ke Rutan, KPK: Yaqut Jalani Tes Kesehatan di RS Polri

Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menggunakan rompi oranye
Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menggunakan rompi oranye

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo mengumumkan, tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji sekaligus mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, menjalani tes atau pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Polri sebelum kembali ditahan di rutan.

"Untuk saat ini, pemeriksaan kesehatan oleh dokter masih berlangsung di RS Bhayangkara Tingkat I Raden Said Sukanto (RS Polri), Jakarta Timur," kata Budi, dikutip Selasa, 24 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK

Karenanya, Budi mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk sama-sama menunggu hasil tes kesehatan tersebut sebelum KPK mengalihkan penahanan Yaqut dari tahanan rumah menjadi kembali ke rutan.

"Kita sama-sama tunggu hasil tes kesehatan ini," ujarnya.

Di sisi lain, Dia mengatakan bahwa KPK memastikan bahwa penyidikan kasus kuota haji akan terus berlanjut, sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Terlebih, kata Budi, utamanya yakni dalam hal melengkapi berkas penyidikan kemudian melimpahkannya ke tahap penuntutan.

"Kami akan update (beri tahu) terus perkembangannya," ujarnya.

Diketahui, sebelumnya pada 21 Maret 2026, istri dari terdakwa kasus dugaan korupsi dalam bentuk pemerasan sekaligus mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan, yakni Silvia Rinita Harefa, berbicara kepada para jurnalis setelah menjenguk suaminya.

Silvia menyampaikan kepada para jurnalis yang menunggunya bahwa beredar informasi di antara para tahanan mengenai tidak terlihatnya Yaqut di rumah tahanan negara atau rutan.

"Tadi sih sempat enggak lihat Gus Yaqut ya. Infonya sih, katanya keluar Kamis (19/3) malam," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengaku mendapatkan informasi bahwa Yaqut juga tidak terlihat saat pelaksanaan salat Idul Fitri pada 21 Maret 2026.

"Kata orang-orang di dalam ya, enggak ada. Beliau enggak ada," katanya. (Ant).