Jangan Sampai Nastar Mengembang saat Dipanggang, Perhatikan Teknik Ini

Bentuk nastar yang bulat kecil dengan permukaan mengkilap membuatnya kerap tampak menarik di meja hidangan, khususnya saat Lebaran.
Namun, bagi pemula, hasil nastar terkadang tidak sesuai harapan, salah satunya nastar menjadi mengembang berlebihan saat dipanggang, hingga bentuknya berubah.
Agar nastar tetap cantik dan tidak mengembang, ada beberapa teknik penting yang perlu diperhatikan, terutama dalam proses pembuatan adonan.
Jangan gunakan mixer saat mengaduk adonan
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah menggunakan mixer untuk mencampur adonan.
Meskipun tampak memudahkan, cara ini justru bisa membuat adonan terlalu banyak mengandung udara sehingga mengembang saat dipanggang.
"Tidak pakai mikser, nanti adonannya mengembang," kata etek (Bibi) Mar, pembuat kue homemade di Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat saat Kompas.com temui di lokasi, Selasa (17/3/2026).
Sebagai gantinya, adonan sebaiknya diaduk perlahan secara manual menggunakan sendok kayu agar teksturnya tetap padat dan stabil saat dipanggang.
Perhatikan takaran tepung
Takaran tepung juga berperan penting dalam menjaga bentuk nastar. Jika terlalu banyak, adonan bisa menjadi terlalu padat dan berisiko pecah.
"Kalau nastarnya pecah, biasanya karena tepungnya kebanyakan," ujar Mar.
Untuk hasil yang seimbang, jika menggunakan satu kilogram tepung terigu, adonan dicampur dengan 500 gram mentega. Tepung juga sebaiknya dimasukkan secara bertahap agar tercampur merata.
Jangan pakai putih telur
Pemilihan bagian telur juga memengaruhi tekstur nastar. Penggunaan putih telur dapat membuat tekstur lebih keras dan memengaruhi hasil akhir saat dipanggang.
"Kalau mau nastar yang renyah, tambahkan saja putih telurnya. Tapi saya tidak menambahkan putihnya," katanya.
Artinya, dengan hanya menggunakan kuning telur, adonan akan lebih lembut dan tidak mudah berubah bentuk.
Gunakan komposisi bahan yang tepat
Komposisi bahan yang seimbang akan membantu menjaga bentuk nastar tetap stabil.
Katanya, untuk satu kilogram tepung terigu, bisa menggunakan sekitar lima kuning telur dan 500 gram mentega, ditambah bahan lain seperti tepung susu dan butter.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang