Posisi Tidur yang Tepat agar Tidak Sakit Badan dan Nyeri, Sudah Tahu?
Tidur merupakan fase penting bagi tubuh untuk memulihkan energi dan memperbaiki jaringan.
Namun, tidak semua orang bangun dalam kondisi segar. Sebagian justru merasakan nyeri pada leher, bahu, atau punggung akibat posisi tidur yang kurang tepat.
Pakar tidur klinis Lauri Leadley menjelaskan bahwa cedera saat tidur bukan hal yang mustahil.
“Kamu bisa mengalami cedera saat tidur, mulai dari yang ringan seperti bahu pegal hingga yang serius seperti tekanan pada tulang belakang,” kata dia, disadur dari Real Simple, Selasa (17/3/2026).
Oleh karena itu, memahami posisi tidur yang benar menjadi kunci untuk menjaga kenyamanan tubuh sepanjang malam.
Posisi tidur yang tepat agar tidak sakit badan
Posisi tidur telentang menjaga tulang belakang tetap sejajar
Posisi tidur telentang dianggap sebagai salah satu posisi terbaik untuk menghindari nyeri tubuh. Dalam posisi ini, kepala, leher, dan tulang belakang berada dalam garis lurus sehingga distribusi tekanan lebih merata.
Leadley menyarankan agar tidur dalam posisi lurus dengan tangan di samping tubuh.
“Tidurlah dalam posisi lurus dengan tangan di samping tubuh agar risiko cedera otot lebih kecil,” ucapnya.
Dengan posisi ini, tubuh tidak tertarik atau tertekan secara berlebihan. Selain itu, posisi telentang juga membantu mengurangi risiko nyeri pada leher, bahu, dan punggung karena tidak ada bagian tubuh yang menahan beban secara berlebihan.
Namun, penting untuk memilih bantal yang tepat agar leher tetap berada dalam posisi netral dan tidak menekuk.
Posisi miring yang tepat membantu mengurangi tekanan tubuh
Selain telentang, posisi tidur miring juga direkomendasikan, terutama bagi orang yang sulit tidur dalam posisi terlentang.
Posisi ini dapat membantu menjaga tulang belakang tetap sejajar jika dilakukan dengan benar.
Namun, posisi miring tidak boleh dilakukan dengan tubuh terlalu melengkung seperti posisi janin.
Leadley mengingatkan, posisi tersebut dapat menimbulkan ketidaknyamanan. Ia menjelaskan bahwa tulang belakang yang terlalu melengkung bisa menyebabkan nyeri pada leher dan punggung.
Untuk mendapatkan manfaat maksimal, gunakan bantal di antara lutut agar posisi panggul dan tulang belakang tetap stabil.
Selain itu, bantal kepala yang menopang leher dengan baik juga penting untuk menjaga kenyamanan.
Posisi tidur yang harus dihindari karena memicu nyeri
Beberapa posisi tidur justru dapat memperparah kondisi tubuh dan menyebabkan nyeri saat bangun. Salah satu posisi yang paling tidak dianjurkan adalah tidur tengkurap.
“Tidur tengkurap dapat memberikan tekanan berlebih pada punggung dan leher serta membuat tubuh lebih sering bergerak selama tidur,” kata Leadley
Dalam posisi ini, leher harus diputar ke satu sisi dalam waktu lama, yang berpotensi menyebabkan kaku dan nyeri. Selain itu, posisi ini juga memberi tekanan pada tulang belakang bagian bawah.
Kebiasaan tidur dengan tangan di atas kepala atau bertumpu pada bahu juga dapat memicu cedera.
Bahkan, tidur dalam posisi duduk bisa menyebabkan ketegangan pada leher dan punggung karena posisi tubuh yang tidak alami.
Peran bantal dan kebiasaan tidur dalam mencegah nyeri
Selain posisi tidur, penggunaan bantal dan kebiasaan tidur juga berperan penting dalam mencegah sakit badan.
Bantal yang tidak sesuai dapat membuat leher berada pada sudut yang tidak alami dan menyebabkan ketegangan.
Leadley menyarankan untuk menggunakan bantal sebagai penopang tambahan.
“Gunakan bantal sebagai penopang untuk mengurangi tekanan pada tubuh dan menjaga posisi tetap nyaman,” kata dia.
Bantal dapat ditempatkan di bawah lutut saat tidur telentang atau di antara kaki saat tidur miring. Selain itu, memilih kasur yang cukup kokoh juga membantu menopang tubuh dengan lebih baik.
Melatih tubuh untuk terbiasa tidur dalam posisi yang benar juga penting. Dengan kebiasaan yang konsisten, tubuh akan lebih mudah beradaptasi dan mengurangi risiko nyeri.
Memperhatikan posisi tidur merupakan langkah sederhana namun berdampak besar bagi kesehatan.
Dengan memilih posisi telentang atau miring yang tepat serta menghindari posisi yang berisiko, tubuh dapat beristirahat optimal dan terhindar dari rasa sakit saat bangun di pagi hari.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang