Dominasi Asia di Swiss Open 2026: Tanaka, Katethong dan Duo Kembar Taiwan Naik Podium Tertinggi
Swiss Open 2026 menghadirkan dominasi kuat para pebulu tangkis Asia. Sejumlah pemain dari Jepang, Thailand, Taiwan, hingga China sukses menguasai podium tertinggi dalam turnamen BWF World Tour Super 300 yang digelar di Basel, Swiss, Minggu 15 Maret 2026. Sorotan utama datang dari tunggal putra Jepang, Yushi Tanaka, yang akhirnya kembali merasakan manisnya gelar juara setelah menanti hampir dua tahun.
Tanaka memastikan gelar Swiss Open 2026 usai mengalahkan wakil Indonesia, Alwi Farhan, di partai final. Dalam pertandingan tersebut, Tanaka tampil solid dan mampu mengendalikan jalannya laga. Ia menutup pertandingan dalam dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-12. Gelar ini menjadi trofi pertama Tanaka sejak terakhir kali menjadi juara di US Open 2024.
Di sektor tunggal putri, Supanida Katethong dari Thailand juga berhasil mengakhiri paceklik gelarnya. Pebulu tangkis yang dikenal dengan permainan agresif ini tampil dominan saat menghadapi unggulan pertama asal Indonesia, Putri Kusuma Wardani.
Katethong tidak memberi banyak ruang bagi lawannya dan menang dua gim langsung 21-11 dan 21-15. Gelar tersebut menjadi trofi pertama Katethong sejak terakhir kali naik podium tertinggi di Thailand Open pada Mei 2024.
Sementara itu, kejutan menarik datang dari sektor ganda putra melalui pasangan kembar asal Taiwan, Lee Fang-Chih dan Lee Fang-Jen. Duo bersaudara ini tampil impresif sepanjang turnamen hingga akhirnya keluar sebagai juara.
Pada partai final, mereka berhasil mengalahkan unggulan ketujuh asal Denmark, Daniel Lundgaard dan Mads Vestergaard, dengan skor 21-18 dan 21-13. Lee Fang-Chih mengungkapkan bahwa menjaga kondisi fisik menjadi faktor penting dalam keberhasilan mereka selama menjalani tur Eropa.
“Ini merupakan turnamen ketiga kami di Eropa dan yang terpenting adalah menjaga kebugaran. Meski tubuh mulai terasa tegang, kuncinya tetap menjaga ketangguhan mental,” ujar Fang-Chih, dikutip dari laman resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).
Bagi pasangan kembar tersebut, gelar di Swiss Open 2026 terasa sangat berarti. Sebab, ini merupakan trofi pertama mereka sejak menjuarai Canada Open 2024. Sebelumnya, mereka sempat beberapa kali mendekati gelar dengan menembus semifinal hingga final di turnamen level BWF World Tour Super 300.
Di sektor lainnya, China sukses menyapu dua gelar setelah menciptakan final sesama wakil di nomor ganda putri dan ganda campuran.
Pasangan Cheng Xing dan Zhang Chi keluar sebagai juara ganda campuran setelah mengalahkan rekan senegara mereka Zhu Yi Jun dan Li Qian melalui pertandingan sengit tiga gim 20-22, 21-15, 22-20. Duel berdurasi 62 menit itu menjadi pertandingan terlama dalam rangkaian partai final Swiss Open 2026.
Sementara di nomor ganda putri, pasangan baru Li Yi Jing dan Wang Yi Duo berhasil meraih gelar pertama mereka sebagai duet setelah menaklukkan Jia Yi Fan dan Zhang Shu Xian lewat straight game 21-10 dan 22-20.
Asia benar-benar menunjukkan dominasinya di Swiss Open 2026. Jepang, Thailand, Taiwan, dan China masing-masing mengirimkan wakilnya untuk berdiri di podium tertinggi turnamen yang digelar di Basel tersebut.