Komentator BWF Soroti Kebangkitan Anthony Ginting di Swiss Open 2026

Anthony Ginting, Swiss Open, bulu tangkis, Inggris, Ben Beckman, Anthony Sinisuka Ginting, Piala Thomas, Komentator BWF Soroti Kebangkitan Anthony Ginting di Swiss Open 2026

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, mencuri perhatian saat berhasil melangkah ke semifinal Swiss Open 2026.

Untuk kali pertama Anthony Ginting tidak lagi mengalami early exit atau tersingkir di babak awal turnamen BWF World Tour sejak China Open 2024.

Dari situ, Ginting seolah kesulitan bersaing dan selalu mentok paling jauh ke babak 16 besar. Ditambah lagi kendala cedera kambuhan yang ikut merecoki performanya. 

Sehingga, menjejak semifinal Swiss Open 2026, meski belakangan dikandaskan Yushi Tanaka, menjadi lonjakan besar dalam upaya Ginting keluar dari masa-masa sulit. 

Salah satu yang ikut menyoroti kebangkitan Ginting adalah komentator BWF yang juga pengamat bulu tangkis asal Inggris, Ben Beckman. 

Satu unggahan khusus ia dedikasikan untuk Anthony Sinisuka Ginting. Dia terkesan dengan perjuangan atlet berusia 29 tahun itu mengatasi permasalahan yang datang silih berganti dalam dua tahun terakhir. 

"Perjalanan Anthony Ginting mungkin berakhir di semifinal Swiss Open 2026, tapi ada satu hal positif yang bisa dilihat," tulis Ben Beckman di akun Instagram pribadinya. 

Ben Beckman Lega Ginting Tidak Cedera

Ben Beckman yang mengaku terus mengikuti perkembangan Ginting turut senang melihat sang pemain bisa menyelesaikan turnamen tanpa cedera. 

Menurut Beckman, penampilan Ginting menurun drastis usai dibekap cedera bahu tepat sebelum Olimpiade Paris 2024 yang memaksanya naik meja operasi dan menepi sementara dari lapangan. 

"Sejauh yang saya lihat, Ginting menyelesaikan pertandingan semifinal Swiss Open 2026 tanpa cedera. Hal ini tentu bagus," ucap Beckman lagi. 

Anthony Ginting, Swiss Open, bulu tangkis, Inggris, Ben Beckman, Anthony Sinisuka Ginting, Piala Thomas, Komentator BWF Soroti Kebangkitan Anthony Ginting di Swiss Open 2026

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, tersingkir di semifinal Swiss Open 2026.

"Pekan ini, saat melihatnya bertanding melawan Wang Tzu Wei di babak pertama, saya berkata dalam hati. Semoga dia bebas cedera di akhir laga nanti," jelasnya. 

Kerinduan Menikmati Daya Magis Ginting

Sama seperti kebanyakan penggemar bulu tangkis Indonesia, Ben Beckman mengaku kangen melihat permainan terbaik Anthony Sinisuka Ginting. 

"Gaya bermain Ginting sangat menghibur penonton. Kecepatannya melegenda, belum lagi serangan kilat yang dikombinasikan dengan pukulan-pukulan tipuan di depan net," tutur Beckman. 

"Permainan terbaik Ginting mungkin belum sepenuhnya kembali, tapi saya yakin dia masih bisa bersaing dan berprestasi di bulu tangkis."

"Satu lagi, dia masih bisa berguna untuk tim putra Indonesia yang sebentar lagi mengikuti Piala Thomas 2024. Dia layak mengisi posisi tunggal putra ketiga," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang