Lolos Perempat Final Swiss Open, Terlambat Panas Jadi Catatan Putri KW

Putri Kusuma Wardani, Putri KW, Swiss Open, Indonesia, Lolos Perempat Final Swiss Open, Terlambat Panas Jadi Catatan Putri KW

Pebulu tangkis Putri Kusuma Wardani melenggang ke perempat final Swiss Open 2026 usai melibas Wong Ling Ching asal Malaysia.

Bertanding di St. Jakobshalle, Basel, Putri Kusuma Wardani meraih kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-18, 21-15, Kamis (12/3/2026).

Gim pertama berjalan kurang mulus untuk Putri Kusuma Wardani. Dia berupaya mengontrol permainan, tapi Wong Ling Ching bisa mengimbangi, bahkan menekan balik.

Selain itu, Putri cukup banyak melakukan kesalahan sendiri dalam penempatan bola yang sering jatuh di luar area permainan. Dia tertinggal 6-11 saat jeda interval.

Performa Putri KW membaik setelah interval. Dia terus mendekat sampai berhasil menyalip di poin 18-17.

Unggulan pertama Swiss Open 2026 ini mengajak lawannya beradu lob yang diakhiri dengan drop shot menyilang. Putri mengunci kemenangan 21-17.

Putri Semakin Nyaman di Gim Kedua

Memasuki gim kedua, permainan net Putri semakin baik. Bola-bolanya meluncur tipis, sehingga sulit dikembalikan lawan.

Pukulan-pukulan Putri juga banyak diarahkan ke sisi backhand yang menjadi titik lemah Wong Ling Ching. Dia unggul 11-8 di interval.

Dominasi Putri terus berlanjut, sementara energi Wong Ling Ching tampak terkuras dibuat pontang-panting mengejar bola.

Putri Kusuma Wardani, Putri KW, Swiss Open, Indonesia, Lolos Perempat Final Swiss Open, Terlambat Panas Jadi Catatan Putri KW

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, meraih kemenangan di laga pembuka Swiss Open 2026.

Laju Putri KW sempat terhenti sementara di poin 20-13. Wong Ching Ling menambah dua poin sebelum smes lurus tunggal putri Indonesia mengakhiri gim kedua dengan skor 21-15.

Kesabaran Jadi Kunci Kemenangan Putri KW

Mengaku terlambat panas, Putri KW dengan cepat mengubah pola permainan di gim pertama. Kesabaran menjadi kunci kebangkitan dan menikung di poin kritis.

"Bisa mengejar sampai menang di gim pertama tadi, saya lebih sabar. Walaupun bolanya menyulitkan saya mencoba untuk tak bergerak dulu dari tengah," kata Putri KW.

"Jadi, walaupun terlewat tapi masih bisa untuk transisi, saya juga bisa meng-clear bola supaya dapat rally panjang karena dari rally itu saya cukup banyak mendapatkan poin," jelasnya.

Satu pelajaran berharga bagi Putri KW di laga ini adalah menjaga fokus sejak awal. Dia akan berbenah agar bisa lebih baik lagi.

Melenggang ke perempat final, Putri Kusuma Wardani berjumpa wakil Thailand, Pitchamon Opatniputh, Jumat (13/3/2026).

Inilah pertemuan pertama Putri KW melawan finalis Indonesia Masters 2026 tersebut. Dia harus mewaspadai jangkauan Pitchamon yang diketahui berpostur tinggi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang