Hasil Swiss Open 2026: Leo/Bagas Kandas Kena Tikung Ganda Malaysia

Swiss Open, Malaysia, Leo Rolly Carnando, Bagas Maulana, Indonesia, Hasil Swiss Open 2026: Leo/Bagas Kandas Kena Tikung Ganda Malaysia

Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, menelan kekalahan di babak 16 besar Swiss Open 2026.

Satu-satunya ganda putra yang tersisa di Swiss Open 2026 ini disingkirkan oleh pasangan muda Malaysia, Kang Khai Xing/Aaron Tai, Kamis (12/3/2026).

Sempat bangkit dan memaksakan rubber game, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana akhirnya harus menyerah dengan skor 12-21, 23-21, 16-21.

Gim pertama tidak berjalan baik untuk Leo/Bagas. Pukulan-pukulan mereka banyak menyangkut di net dan pertahanan mudah ditembus Kang/Tai.

Permainan Leo/Bagas cenderung membaik di gim kedua dan bisa mengontrol bola, walaupun cukup banyak mendulang poin dari kesalahan lawan.

Kejar-mengejar terjadi di poin kritis, tapi masih bisa diamankan Leo/Bagas. Gim kedua diambil dengan skor 23-21.

Kena Tikung di Game Ketiga

Kepercayaan diri Leo/Bagas meningkat di awal game ketiga. Mereka mendominasi hingga unggul 11-9 di jeda interval.

Sayangnya, Leo/Bagas kembali hilang fokus meladeni tekanan lawan. Mereka terlalu banyak mengakat bola dan memberikan Kang/Tai kesempatan mengumbar smes tajam.

Titik balik ganda Malaysia terjadi di poin 15-15. Kang/Tai tak terbendung menghujamkan bola ke area sulit dan mengunci kemenangan 21-16.

Sebuah kemalangan untuk Indonesia mengingat Kang/Tai sebelumnya juga mengandaskan wakil Indonesia, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat di babak pertama.

Ganda Putri Ana/Trias Juga Tersingkir

Sementara itu, satu lagi wakil Indonesia gugur di ganda putri. Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari tak kuasa membendung Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian.

Swiss Open, Malaysia, Leo Rolly Carnando, Bagas Maulana, Indonesia, Hasil Swiss Open 2026: Leo/Bagas Kandas Kena Tikung Ganda Malaysia

Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, tersingkir di babak 16 besar Swiss Open 2026.

Ana/Trias tampil menyerang, tapi kurang tajam dan bisa diantisipasi Jia/Zhang yang berstatus unggulan ketiga Swiss Open 2026.

"Ini jadi pengalaman berharga. Kami mencoba untuk berani melawan dulu. Yang penting kami menyiapkan dulu mau bermain seperti apa," ucap Febriana.

"Tadi mainnya sudah berani dan polanya sudah berjalan, namun masih ada kesalahan-kesalahan pengembalian," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang