Begini Reaksi Darius Sinathrya saat Adiknya Putuskan Mualaf
Keputusan seseorang untuk berpindah keyakinan sering kali menjadi perjalanan yang penuh pertimbangan dan emosi. Hal inilah yang dialami oleh Samanta Elsener, adik dari aktor ternama Darius Sinathrya. Samanta mengungkap bahwa dirinya telah menjadi seorang mualaf, dan ia juga menceritakan bagaimana reaksi sang kakak ketika mengetahui keputusan tersebut.
Cerita itu disampaikan Samanta saat berbincang dalam sebuah podcast bersama Melaney Ricardo. Dalam perbincangan tersebut, Samanta mengungkap bahwa keluarganya sempat menunjukkan rasa penasaran sekaligus kekhawatiran ketika ia memutuskan untuk berpindah keyakinan. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Melaney Ricardo pun sempat menanyakan secara langsung bagaimana respons Darius saat mengetahui keputusan tersebut.
“By the way, Darius gimana pada saat tahu kamu mau berpindah keyakinan? Gimana kepo banget tapi dia maksudnya yang kayak janganlah nggak enak sama papa? Atau justru yang ya udah do whatever you want,” tanya Melaney Ricardo yang dikutip dari
Menjawab pertanyaan itu, Samanta menjelaskan bahwa sang kakak memang sempat menunjukkan perhatian dan mencoba merangkulnya. Namun pada akhirnya ia tetap ingin mengikuti pilihan hidupnya sendiri.
“Momen-momen kayak gitu ada. Maksudnya ada, iya mau merangkul lah gitu kan. Cuman ya aku bilangnya keluarga kita juga latar belakangnya beragam gitu. Kenapa aku nggak boleh memilih untuk memutuskan apa yang aku mau?” ujar Samanta.
“Jadi buat aku ya pada akhirnya apa ya mungkin proses pendewasaan dan proses kehidupan ya. Jadi aku ada di jalur yang aku bisa gitu dan aku tidak mau ada di lingkungan yang pada akhirnya mereka cuma mengingatkan pada kesedihan gitu. Jadi lihat aku ingatnya mama. Jadi lihat aku sedih gitu kan nggak enak,” tandasnya.
Samanta menegaskan bahwa keputusan menjadi mualaf bukanlah sesuatu yang ia ambil secara tiba-tiba. Ia menyebut bahwa proses tersebut merupakan bagian dari perjalanan hidup dan pencarian jati diri yang ia jalani secara pribadi.