Perankan Adegan Keguguran, Titi Kamal Terbawa Emosi Dunia Nyata di Film Horor Getih Ireng

Titi Kamal
Titi Kamal

 Film Getih Ireng siap menghantui layar lebar Indonesia mulai 16 Oktober 2025. Film horor yang diangkat dari thread viral karya Jero Point ini menampilkan Titi Kamal sebagai Rina, seorang istri yang sangat mendambakan anak, namun terus mengalami keguguran karena gangguan gaib. Bersama Darius Sinathrya yang berperan sebagai suaminya, Pram, keduanya terjerat dalam kisah horor penuh emosi dan pengorbanan.

Disutradarai oleh Tommy Dewo dan diproduseri Rocky Soraya, film ini tak hanya menampilkan adegan-adegan menyeramkan khas Hitmaker Studios, tetapi juga mengangkat sisi emosional seorang ibu yang kehilangan harapan untuk memiliki anak. Dalam konferensi pers film Getih Ireng, Titi Kamal secara terbuka membagikan pengalaman pribadinya yang membuat perannya terasa sangat mendalam. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya. 

Konferensi pers film Getih Ireng bersama cast, prosuder, sutradara, dan penulis

“Kalau untuk tantangan Rina sendiri, Rina ini kan digambarkan, dia itu sosok yang baru banget nikah dengan Pram dan dia sangat menginginkan keturunan. Tapi karena suatu hal, teror dari seorang kakek misterius yang mengakibatkan bahkan sampai janinnya keguguran. Itu berat banget buat aku, buat aku memerankan sebagai Rina, karena ibu mana yang gak sedih kalau kehilangan anaknya. Pasti semua ibu di dunia ini akan sedih,” ujar Titi Kamal saat konferensi pers di Senayan City pada Kamis, 9 Oktober 2025. 

Titi mengaku terbawa emosional saat memerankan adegan seorang ibu yang harus keguguran. Mengingat, dulu pribadinya sendiri pernah mengalami hal serupa yang membuatnya lebih dalam membawa peran tersebut ke dalam film, namun tetap disesuaikan dengan sosok Rina yang ia perankan. 

Titi Kamal

Titi Kamal

“Dan untuk memerankan itu, aku emang coba bangun kembali dengan karakter. Karakternya Rina juga kadang juga waktu itu aku sangkutin sendiri juga sih ke pribadi. Waktu itu aku pernah sebelum anak yang pertama sempet keguguran, sempet gak berhasil. Jadi itu bikin aku sedih setelah aku menunggu selama 3 tahun. Jadi emang kesedihan-kesedihan itu aku ambil juga, tapi aku sesuaikan sama karakter Rina,” terangnya menjelaskan. 

Kolaborasi Titi Kamal dan Darius Sinathrya di Getih Ireng menjadi reuni setelah 20 tahun sejak keduanya terakhir bermain bersama dalam sebuah sinetron. Darius pun memuji profesionalisme dan kepekaan emosi Titi di lokasi syuting.

“Dia curang, cepet banget switchnya. Dari ketawa tiba-tiba nangis, air matanya langsung keluar. Aku bengong, masih ketawa tapi dia udah masuk ke emosi yang dalam banget,” ujar Darius..

Sementara itu, produser Rocky Soraya mengungkap alasan memilih pasangan ini sebagai pemeran utama.

“Setiap script yang saya baca pasti langsung kebayang siapa yang cocok. Dari awal, saya memang ingin Titi dan Darius, karena chemistry mereka kuat dan cocok banget dengan karakter Pram dan Rina,” jelas Rocky.

Selain kisah personal yang menyentuh, film ini juga menonjolkan elemen gore yang menjadi ciri khas Hitmaker Studios. Namun di balik kengerian visualnya, Getih Ireng justru menyorot sisi kemanusiaan, rasa kehilangan, trauma, dan cinta seorang ibu.