Top 10+ Olahan Singkong Jadi Camilan Kekinian di Rumah

Singkong selama ini identik dengan jajanan tradisional.
Padahal, bahan pangan satu ini bisa diolah menjadi beragam camilan kekinian dengan rasa tak kalah lezat.
Selain mudah ditemukan dan harganya relatif terjangkau, singkong juga fleksibel diolah menjadi sajian manis maupun gurih.
Mulai dari kukus, rebus, hingga goreng, semuanya bisa disesuaikan dengan selera.
Berikut ide olahan singkong yang bisa dicoba di rumah:
1. Kroket singkong
Ilustrasi kroket singkong.
Tak hanya kentang, kroket juga bisa dibuat menggunakan singkong sebagai bahan utama.Bahan yang diperlukan antara lain singkong kukus yang dihaluskan, gula pasir, mentega, dan parutan keju cheddar.
Semua bahan dicampurkan lalu dibentuk bulat seperti kroket pada umumnya. Setelah itu, goreng hingga bagian luar garing dan renyah.
2. Ketimus
ilustrasi ketimus.
Ketimus merupakan camilan berbahan singkong yang dibungkus daun pisang.Cara membuatnya cukup mudah, yakni singkong diparut kemudian dicampurkan dengan kelapa parut, gula merah, vanili, garam, dan irisan nangka.
Adonan kemudian dibungkus daun pisang dan dikukus selama sekitar 20 menit hingga matang.
3. Lemet singkong
Ilustrasi lemet singkong yang legit.
Lemet singkong termasuk jajanan jadul yang masih digemari.Terbuat dari singkong parut, camilan ini diberi isian gula merah sisir dan kelapa parut kasar.
Adonan dibentuk lonjong, dibungkus daun pisang, lalu dikukus hingga matang.
4. Getuk keju
Ilustrasi getuk singkong keju.
Getuk merupakan panganan tradisional yang masih mudah ditemui di berbagai kota besar Indonesia.Untuk membuat versi kekinian, Kamu bisa menambahkan keju cheddar.
Caranya, campurkan singkong kukus yang telah dihaluskan dengan garam dan margarin, lalu tambahkan parutan keju agar rasanya lebih gurih.
5. Getuk lindri
ilustrasi getuk lindri.
Cara membuat getuk lindri cukup sederhana. Singkong kukus yang telah dihaluskan dicampurkan dengan gula pasir, vanili, dan sedikit air.Sebagai taburan, campurkan kelapa parut dan garam. Untuk tampilan lebih menarik, adonan bisa diberi tambahan pewarna makanan.
6. Singkong Thailand
Ilustrasi singkong thailand.
Camilan ini praktis karena hanya perlu direbus. Siapkan singkong kupas yang dipotong setebal sekitar 1,5 cm.Masukkan singkong ke dalam panci bersama garam, daun pandan, air, gula, dan tepung sagu.
Masak hingga singkong matang dan terlapisi larutan gula.
Sajikan dengan saus santan dan taburan wijen agar lebih nikmat.
7. Ongol-ongol singkong
Ilustrasi ongol-ongol singkong. Kue tradisional bertabur kelapa parut.
Biasanya ongol-ongol dibuat dari tepung sagu, namun bisa juga menggunakan singkong parut sebagai bahan utama.
Campurkan singkong parut dengan tetesan pewarna agar tampilannya cerah, lalu bentuk dan balut dengan kelapa parut. Ongol-ongol siap disajikan sebagai camilan keluarga.
8. Singkong goreng keju merekah
Ternyata, ada trik simpel membuat singkong keju mekar tanpa direbus.
Singkong goreng menjadi camilan favorit banyak orang.Agar hasilnya merekah, ada trik sederhana yang bisa diterapkan, yakni menyiram singkong yang sudah digoreng setengah matang dengan air dingin atau air es sebelum digoreng kembali.
Tambahkan taburan keju agar rasanya lebih gurih dan kekinian.
9. Combro
Ilustrasi combro, produk dari Combro Maknyusss.
Combro merupakan camilan gurih khas Sunda dengan isian tumisan oncom pedas.Bagian luarnya terbuat dari singkong parut yang dicampurkan dengan kelapa parut dan garam.
Meski banyak dijual di pinggir jalan, combro juga bisa dibuat sendiri di rumah.
10. Stik singkong keju
Stik singkong goreng.
Untuk camilan yang lebih modern, singkong bisa diolah menjadi stik keju. Caranya, rebus singkong hingga empuk lalu haluskan.Campurkan dengan tepung tapioka dan parutan keju, aduk rata, lalu bentuk memanjang seperti stik.
Goreng hingga matang dan sajikan dengan aneka saus agar lebih lezat.
Dengan berbagai variasi tersebut, singkong tak lagi sekadar camilan tradisional, melainkan bisa tampil lebih modern dan menggugah selera.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang