Bandara Dubai Tutup di Tengah Konflik AS–Iran, Ini Perkembangan Terbarunya
Operasional penerbangan di Dubai International Airport (DXB) dan Al Maktoum International Airport (DWC) masih sepenuhnya dihentikan menyusul meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah.
Penangguhan ini berdampak besar pada konektivitas global karena DXB merupakan bandara internasional tersibuk di dunia dengan hampir 90 juta penumpang per tahun.
Bandara Dubai hentikan operasional
Melalui pernyataan resmi di akun X mereka, pihak DXB menegaskan bahwa seluruh kedatangan dan keberangkatan dihentikan hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Pihak bandara mengimbau penumpang tidak menuju bandara dan segera menghubungi maskapai masing-masing untuk pembaruan jadwal penerbangan.
DXB juga melaporkan gangguan besar terjadi dalam hitungan jam setelah penutupan diumumkan:
- 280 penerbangan dibatalkan
- 250 penerbangan lainnya mengalami penundaan
Kapankah pesawat bisa terbang di wilayah udara Dubai?
Hingga kini, wilayah udara di atas Israel, Uni Emirat Arab, Irak, Kuwait, Bahrain, dan Iran masih dibatasi.
Maskapai global terus memantau perkembangan keamanan sebelum memutuskan untuk memulihkan rute.
Berdasarkan pengumuman beberapa maskapai:
- Sebagian maskapai menargetkan pembukaan terbatas pada 1 Maret
- Maskapai lainnya memilih menunggu hingga 7 Maret
Namun belum ada kepastian resmi dari otoritas Dubai mengenai waktu normalisasi operasional bandara.
Maskapai yang menghentikan operasi
Penutupan wilayah udara serta tingginya risiko keamanan membuat banyak maskapai menghentikan pelayanan ke dan dari Dubai, termasuk:
- Emirates: menghentikan semua operasi karena penutupan wilayah udara regional.
- Qatar Airways dan Etihad Airways: menghentikan penerbangan setelah penutupan wilayah udara Qatar.
- Turkish Airlines: menangguhkan layanan ke Bahrain, Irak, Iran, Yordania, Kuwait, Lebanon, Oman, Suriah, Qatar, dan UEA sedikitnya hingga 2 Maret.
Gangguan ini memukul jaringan penerbangan internasional yang menghubungkan Asia–Eropa–Afrika melalui hub di Timur Tengah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang