AS-Israel Serang Iran, 1.631 Penumpang Gagal Terbang dari Bali

Bali, penumpang, AS-Israel Serang Iran, 1.631 Penumpang Gagal Terbang dari Bali

Sebanyak 1.631 penumpang gagal terbang dari Bali ke kawasan Timur Tengah imbas penyerangan Amerika Serikat (AS)-Israel ke Iran.

Communication and Legal Division Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Gede Eka Sandi mengatakan, sejumlah penerbangan dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali menuju Timur Tengah terganggu imbas perang AS-Israel dan Iran.

"Sehubungan dengan penutupan ruang udara di sejumlah negara, dapat kami sampaikan bahwa terdapat sejumlah rute penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang mengalami penundaan penerbangan dan/atau penyesuaian jadwal penerbangan," ujar Gede Eka Sandi dalam siaran resmi yang Kompas.com terima, Minggu (1/3/2026).

Hingga Minggu (1/3/2026) pukul 11.00 Wita, sebanyak empat penerbangan ke Timur Tengah Dibatalkan, sementara satu penerbangan diundur.

Berikut rinciannya:

  • Etihad EY477 STD 18.45 WITA (28 Februari) rute Denpasar (DPS) menuju Abu Dhabi (AUH): Diundur
  • Emirates EK369 STD 19.45 WITA (28 Februari) rute Denpasar (DPS) menuju Dubai (DXB): Dibatalkan
  • Qatar Airways QR963 STD 18.50 WITA (28 Februari) rute Denpasar (DPS) menuju Doha (DOH): Dibatalkan
  • Emirates EK399 STD 00.25 WITA (1 Maret) rute Denpasar (DPS) menuju Dubai (DXB): Dibatalkan
  • Qatar Airways QR961 STD 00.30 WITA (1 Maret) rute Denpasar (DPS) menuju Doha (DOH): Dibatalkan

Berdasarkan data dari maskapai penerbangan, jumlah calon penumpang dari lima penerbangan yang mengalami penyesuaian jadwal penerbangan tersebut berjumlah 1.631 penumpang.

Meskipun demikian, kata Gede Eka Sandi, operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali secara umum tetap berjalan dengan normal.

Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) selaku pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi.

Utamanya dengan maskapai penerbangan untuk terus melakukan pembaharuan jadwal penerbangan, dan penanganan calon penumpang yang telah berada di bandara.

Kemudian, melakukan koordinasi dengan AirNav Indonesia untuk memantau ruang udara yang terdampak.

Adapun penanganan terhadap seluruh penumpang tersebut telah dilaksanakan sesuai dengan kebijakan masing-masing maskapai.

"Kami mengimbau kepada calon penumpang pesawat udara untuk terus berkomunikasi dengan maskapai penerbangan untuk pembaharuan informasi jadwal penerbangan," kata Gede.

Gede Eka Sandi menambahkan ada layanan help desk yang berlokasi di Lantai 2 Terminal Keberangkatan Internasional, serta layanan contact center yang dapat diakses melalui sambungan telefon dengan nomor 172 untuk pembaharuan informasi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang