Pohon Tumbang Timpa Motor di Semarang, 1 Orang Tewas dan 2 Luka-luka

Semarang, pohon tumbang, Pohon Tumbang Timpa Motor di Semarang, 1 Orang Tewas dan 2 Luka-luka

Pohon tumbang menimpa satu sepeda motor yang ditumpangi tiga orang di Semarang.

Pohon yang tumbang akibat hujan disertai angin kencang itu terjadi di Jalan Bendungan Kelurahan Barusari, Kecamatan Semarang Selatan, Rabu (18/2/2026) pagi.

Dalam peristiwa tragis tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka-luka.

Seorang saksi mata bernama Antok mengatakan, saat pohon tumbang terjadi, hujan tengah turun dengan deras disertai angin cukup kencang.

Akibat angin kencang itulah, pohon tiba-tiba tumbang dan menimpa motor yang tengah melintas di bawahnya.

Kronologi kejadian

Dilansir dari Tribun, saat pohon tersebut tumbang, lalu lintas di lokasi terpantau tidak terlalu ramai.

“Saya mau berangkat kerja, anginnya memang kencang," ujar Antok.

Menurut Antok, ketika dia lewat, sudah ada tiga orang yang tergeletak di jalanan lantaran tertimpa pohon.

"Pas saya lewat, saya lihat sudah ada tiga orang tumbang. Satu tengkurap, dua lainnya duduk,” ujar Antok.

Menurut Antok, ketiga korban berasal dari satu sepeda motor. 

Ia menduga motor tersebut sempat berhenti di pinggir jalan, kemungkinan untuk mengenakan jas hujan, sebelum akhirnya tertimpa pohon yang roboh.

Saat kejadian, Antok tidak langsung mengevakuasi korban karena kondisi di lokasi masih sepi dan pohon tumbang belum sepenuhnya disingkirkan. 

Ia lebih dulu berinisiatif menyingkirkan dua batang pohon yang tumbang, di mana salah satunya menimpa korban.

“Saya fokus nyingkirin pohon dulu, lalu minta tolong warga di sini buat nelpon ambulans,” katanya.

Warga berdatangan untuk membantu  

Tak lama, warga sekitar pun berdatangan dengan membawa alat seadanya guna menyingkirkan dahan dan ranting yang patah.

Beberapa warga terlihat membawa gergaji untuk memotong batang pohon agar arus lalu lintas bisa segera kembali dibuka.

Ketiga korban, yang terdiri dari seorang anak kecil dan dua perempuan dewasa, kemudian dievakuasi ke tepi jalan.

Korban anak kecil mengalami luka dan pendarahan di bagian kepala, sementara satu korban lainnya mengalami luka di tangan kiri.

“Satu korban dinyatakan meninggal dunia setelah petugas medis datang dan memastikan kondisinya,” ungkap Antok.

Dari keterangan yang berhasil dihimpun, para korban mengaku sebagai warga Kecamatan Gunungpati.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang