Penjualan Mobil Pikap di Januari 2026, Turun dari Bulan Lalu
Penjualan mobil di Indonesia pada Januari 2026 mengalami penurunan bila dibandingkan dengan Desember 2025. Hal ini juga berdampak pada kendaraan niaga seperti pikap yang menjadi andalan masyarakat dalam berbisnis.
Berdasarkan data Gaikindo, retailsales kendaraan pikap di Indonesia pada Januari 2026 adalah sebesar 9.568 unit. Bila dibandingkan Desember 2025 maka telah terjadi penurunan cukup besar.
Pasalnya pada Desember 2025, penjualan mobil pikap mencapai 12.381 unit. Angka ini 2.833 unit lebih besar atau sekitar 22,2 persen dibanding Januari 2026.
Namun bila dibanding dengan Januari 2025, penjuaan pikap di Tanah Air mengalami peningkatan cukup besar. Pasalnya di periode tersebut hanya 7.655 unit berhasil terjual.

Tak hanya retailsales, penjualan wholesales dari mobil tersebut mengalami penurunan cukup signifikan. Berdasarkan data serupa, pengiriman kendaraan dari pabrik ke diler pada Januari 2026 adalah sebanyak 8.832 unit.
Jumlah tersebut turun 4.287 unit atau sekitar 32 persen dibanding Desember 2025 yang mencatatkan angka sebesar 13.219 unit.
Meski demikian, bila dibandingkan dengan periode serupa tahun lalu, telah terjadi pertumbuhan sebesar 1.277 unit atau sekitar 17 persen. Ketika itu wholesales pikap hanya mampu mencapai 7.665 unit.
Perlu diketahui bahwa penjualan kendaraan di Januari 2026 mengalami penurunan dibanding Desember 2025. Namun bila dibandingkan periode serupa tahun lalu telah terjadi perbaikan.
Pada Januari 2026, penjualan retail adalah 66.396 unit sementara di Desember 2025 mencapai 93.822 unit. Sementara pada Januari 2025 hanya tersalurkan 64.076 unit.

Sementara bila melihat data wholesales di Januari 2026 maka tercatat ada 66.447 unit berhasil dikirim dari pabrik ke diler. Jumlah itu turun 27.653 unit dari Desember 2025 yang mencatatkan angka 94.100 unit.
Namun bila dibandingkan dengan Januari 2025, maka telah terjadi pertumbuhan yang cukup meyakinkan. Pasalnya di bulan tersebut hanya ada 62.084 unit dikirim.
Terjadi pertumbuhan sebesar 4.363 unit atau setara 7 persen.