Penjualan Truk Januari 2026 Turun, Seluruh Segmen Terkoreksi

 Penjualan truk Januari 2026 mengalami penurunan cukup dalam dibanding Desember 2025. Hal ini terlihat dari data Gaikindo yang disampaikan beberapa waktu lalu.

Dalam laporan disampaikan bahwa retailsales truk di Januari 2026 hanya sebesar 5.251 unit. Jumlah tersebut mengalami koreksi sebesar 1.053 unit atau turun 16,7 persen dibanding Desember 2025 yang sebanyak 6.304 unit.

Dari jumlah ini, seluruh jenis kendaraan bisa dikatakan mengalami tekanan. Untuk truk denga Gross Vehicle Weight (GVW) 5-10 ton tercatat terjual 3.870 unit atau terkoreksi 259 unit dari sebelumnya 4.129 unit.

Kemudian untuk truk GVW 10 – 24 ton adalah 384 unit. Angka ini terkoreksi 229 unit dari sebelumnya sebanyak 613 unit.

Hino

Sedangkan truk dengan GVW lebih dari 24 ton, retailsalesnya adalah 997 unit. angka ini turun 1.502 unit dari tahun sebelumnya.

Meski demikian, bila dibandingkan dengan Januari 2025 maka penjualan dari diler ke konsumen sebenarnya mengalami pertumbuhan. Tercatat di periode tersebut hanya 4.658 unit truk berhasil dikirimkan.

Tekanan tidak hanya ada penjualan retail tapi juga wholesales. Penurunan cukup dalam pun terjadi di Januari 2026 ketimbang Desember 2025.

Tercatat penjualan di bulan pertama 2026 adalah sebesar 4.966 unit. Jumlah ini jelas mengalami penurunan dibanding Desember 2025 yang sebesar 6.066 unit atau selisih 1.100 unit.

Bila dilihat lebih detauk maka penurunan terjadi pada seluruh segmen kendaraan. Sehingga diperlukan strategi yang matang untuk menghindari situasi serupa.

Dalam laporan Gaikindo disampaikan bahwa wholesales truk GVW kurang dari 5 ton adalah sebanyak 3.418 unit. Jumlahnya menurun 13 persen atau sekitar 517 unit dibanding Desember 2025 yang sebanyak 3.935 unit.

Kemudian untuk truk GVW 5 sampai 10 ton, total penjualannya adalah 419 unit. Angka ini terkoreksi 207 unit atau 33 persen dibanding bulan sebelumnya yang sebanyak 626 unit.

Cerita Pengusaha di Lamongan Andalkan Mitsubishi Fuso Canter

Kemudian pengiriman dari pabrik ke diler di Januari 2026 adalah 1.129 unit. Jumlahnya selisih 376 unit atau turun 25 persen dari sebelumnya 1.505 unit.

Namun jika melihat pencapaian di Januari 2025, maka wholesales tumbuh tipis. Di periode tersebut hanya mencapai 4.650 unit atau naik 315 unit lebih kecil dari Januari 2026.