Sering Terpeleset di Rumah? Begini Tips Aman Bikin Lantai Gak Licin Lagi

Ilustrasi pel lantai
Ilustrasi pel lantai

Lantai rumah yang licin masih menjadi salah satu risiko yang kerap diabaikan dalam aktivitas sehari-hari. Padahal, permukaan seperti keramik, marmer, granit, hingga lantai kamar mandi sering kali menjadi penyebab utama insiden terpeleset. 

Risiko ini semakin tinggi bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta ibu hamil yang membutuhkan tingkat keamanan ekstra saat beraktivitas di dalam rumah.

Sejumlah penelitian keselamatan di Amerika Serikat bahkan mencatat bahwa sekitar 70 persen kecelakaan di dalam rumah terjadi akibat lantai yang basah atau licin. Angka tersebut menunjukkan bahwa persoalan ini bukan sekadar gangguan kecil, melainkan ancaman serius terhadap keselamatan penghuni rumah. Sayangnya, banyak orang baru menyadari pentingnya keamanan lantai setelah insiden terjadi.

Dalam konteks hunian modern yang mengutamakan estetika, penggunaan material lantai mengilap memang memberikan kesan bersih dan elegan. 

Namun, tanpa perlindungan tambahan, permukaan tersebut bisa menjadi sangat licin ketika terkena air, sabun, atau debu halus. Oleh karena itu, keamanan lantai menjadi faktor krusial dalam upaya mencegah kejadian terpeleset di lingkungan rumah.

Ada beberapa langkah preventif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko lantai licin. Pertama, pastikan area yang sering terkena air, seperti kamar mandi dan dapur, selalu dalam kondisi kering. Gunakan keset anti-slip di titik-titik rawan, serta rutin membersihkan lantai dari sisa sabun atau minyak yang dapat meningkatkan tingkat kelicinan.

Selain langkah konvensional tersebut, kini tersedia solusi yang lebih praktis tanpa perlu renovasi besar. Salah satunya adalah penggunaan gel anti-slip sepeti No Slipy Gel yang diformulasikan khusus untuk diaplikasikan langsung pada permukaan lantai tanpa mengubah tampilannya. Gel anti-slip ini dapat digunakan pada berbagai jenis lantai, mulai dari keramik, marmer, granit, hingga area kamar mandi.

Berbeda dengan metode permanen yang memerlukan penggantian material atau pelapisan ulang lantai, solusi ini menawarkan cara yang lebih sederhana dan tetap menjaga estetika ruangan. 

Cara penggunaannya pun relatif mudah dan dapat dilakukan secara mandiri di rumah. Setelah lantai dibersihkan dan dikeringkan, gel diaplikasikan secara merata, kemudian didiamkan selama 10–15 menit sebelum dibilas dengan air. Hasilnya, permukaan lantai tetap terlihat seperti semula namun memiliki efek anti-slip yang membantu mengurangi risiko terpeleset.

“JIB sebagai brand home & living melihat langsung bagaimana lantai licin masih jadi masalah di banyak rumah. Dari situ, No Slipy Gel dihadirkan untuk membantu menciptakan lantai yang lebih aman, tanpa perlu mengubah tampilan lantai yang sudah ada” ujar Edo, Kepala Divisi Marketing JIB.

Dengan demikian, solusi ini dapat menjadi alternatif yang praktis sekaligus ekonomis untuk meningkatkan keamanan lantai dalam jangka panjang.

Pada akhirnya, menciptakan rumah yang aman bukan hanya soal desain dan kenyamanan visual, tetapi juga perlindungan terhadap risiko yang sering luput dari perhatian. Langkah sederhana untuk membuat lantai tidak licin bisa menjadi investasi penting demi keselamatan seluruh anggota keluarga.