Pangeran William dan Raja Charles Dikabarkan Sempat Berselisih Usai Andrew dalam Kasus Epstein

Charles dan William
Charles dan William

 Mantan Duke of York yang juga adik Raja Charles, Andrew Mountbatten-Windsor tengah disorot menyusul dengan perilisan dokumen Epstein oleh Departemen Kehakiman AS (DOJ). Seperti diketahui dalam dokumen terbaru itu,  memuat foto-foto mantan pangeran Andrew berlutut merangkak di atas tubuh seorang perempuan yang terbaring di tanah.

Tak hanya itu saja, email-email yang baru juga menunjukkan bahwa Andrew sempat mengirimkan laporan perjalanannya kepada Epstein. Laporan itu berasal dari tur Asia Tenggara yang ia jalani pada 2010 saat menjabat sebagai utusan Inggris untuk perdagangan internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan tahun lalu saja, nama Andrew sempat beberapa kali terseret dengan sosok Epstein selama satu dekade terakhir. Alhasil pada tahun 2019 Andrew telah dipaksa mundur dari seluruh tugas resmi kerajaan. Puncaknya pada 30 Oktober 2025 lalu, Raja Charles mencabut seluruh gelar bangsawan yang melekat pada Andrew sebagai buntut dari kasus Epstein.

Namun di balik itu semua ternyata Raja Charles sempat mencoba menunda langkah tegasnya terhadap sang adik terkait masa lalunya dengan Epstein. Sikap ’lembut’ Raja Charles kepada Andrew ini mendapat kritik dari Pangeran William.

Melansir laman thenews.co.uk, Rabu 11 Februari 2026, William sempat medesak sang ayah untuk segera bertindak. Ia mengingatkan bahwa jika mereka tidak segera menjaga jarak dari mantan Duke of York tersebut, hal itu bisa berdampak buruk bagi citra monarki.

Mengutip seorang sumber, Rob Shuter menyebutkan bahwa Charles awalnya lebih memikirkan perasaan Andrew dan ingin mengambil langkah yang lebih mempertimbangkan sisi keluarga.

Sebaliknya, William meminta pendekatan yang lebih cepat dan tegas demi melindungi reputasi institusi kerajaan di mata publik. Pada akhirnya, Andrew dicopot dari gelar-gelar kehormatannya pada Oktober 2025 lalu dan diminta meninggalkan Royal Lodge pekan lalu.

“Charles ragu-ragu. Ia menunda, mencari-cari alasan, dan lebih mengkhawatirkan perasaan Andrew dibanding citra monarki. Ia tidak ingin menyakiti Andrew. Itu yang jadi prioritasnya,” ungkap seorang sumber senior istana.

Bahkan, disebutkan bahwa Putri Anne dan Pangeran Edward juga tidak banyak membantu dalam mengambil keputusan.

“Tidak ada yang mau jadi pihak yang terlihat jahat,” kata sumber itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Pangeran Wales tidak ingin penanganan kasus ini berlarut-larut. Seorang sumber menyebut William mengingatkan sang ayah tentang keberlangsungan keluarga kerajaan.  

“Ini menyangkut kelangsungan monarki. Taruhannya besar dan sejak saat itu semuanya berubah. Charles lebih mengedepankan perasaan. William berpikir lebih strategis. Dalam kasus ini, perhitungan William untuk sementara waktu menyelamatkan Kerajaan,” tambah sumber tersebut.