Skenario Palsu Oga Yunanda, Bunuh dan Perkosa Istri di Lebong, Berpura-pura Takziah demi Alibi

Oga Yunanda, Lebong, Skenario Palsu Oga Yunanda, Bunuh dan Perkosa Istri di Lebong, Berpura-pura Takziah demi Alibi

Misteri kematian Aulia Zakrike (19), seorang ibu muda di Desa Air Kopras, Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong, Bengkulu, akhirnya terkuak.

Korban yang ditemukan tewas mengenaskan pada Kamis (5/2/2026) ternyata dibunuh oleh suaminya sendiri, Oga Yunanda (23).

Untuk menutupi perbuatan kejinya, pelaku sempat menyusun alibi matang guna mengelabui pihak keluarga dan kepolisian. Namun, kejanggalan di lokasi kejadian (TKP) serta hasil autopsi akhirnya mematahkan skenario tersebut.

Alibi "Firasat Buruk" dan Sikap Dingin Pelaku

Sesaat setelah kejadian, Oga Yunanda berupaya membangun alibi bahwa dirinya berada di rumah orang tuanya di Desa Lemeu, Kecamatan Uram Jaya. Untuk memperkuat kesannya sebagai suami yang perhatian, ia menghubungi ayah mertuanya, Zamzami (50), sekitar pukul 11.00 WIB.

Kepada mertuanya, Oga mengaku memiliki "firasat buruk" tentang kondisi Aulia dan meminta sang ayah untuk mengecek rumah. Berawal dari laporan palsu inilah, Zamzami menemukan putrinya sudah tidak bernyawa di dalam kamar dengan luka sayat di leher.

Bahkan, saat diwawancarai awak media di rumah duka, Oga menunjukkan sikap yang sangat tenang tanpa rasa sedih.

"Aku kan di Lemeu, yang menemukan bapak mertua," ujar Oga saat itu, mencoba menegaskan bahwa dirinya tidak berada di lokasi saat peristiwa terjadi.

Pelaku bahkan sempat menemani proses evakuasi jenazah ke RSUD Lebong dan menghadiri acara takziah di rumah korban sebelum akhirnya ditangkap pada Jumat (6/2/2026) malam.

Kronologi Kejadian: Penolakan yang Berujung Maut

Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani melalui Kasat Reskrim Polres Lebong AKP Darmawel Saleh mengungkapkan, motif utama pembunuhan ini adalah sakit hati dan dendam yang menumpuk.

Pelaku merasa direndahkan oleh korban terkait masalah ekonomi karena dirinya tidak memiliki pekerjaan tetap.

Peristiwa berdarah ini bermula pada Kamis pagi sekitar pukul 07.40 WIB. Pelaku masuk ke rumah korban melalui pintu belakang saat orang tua korban sedang bekerja.

"Masuk lewat pintu belakang rumah pak, kemudian langsung ke kamarnya," ucap pelaku saat pemeriksaan di Mapolres Lebong.

Di dalam kamar, pelaku mengajak korban berhubungan badan, namun ditolak. Korban bahkan sempat melakukan perlawanan dengan menendang pelaku.

Hal ini memicu emosi Oga yang kemudian membekap dan mencekik korban hingga lemas.

Fakta Memilukan Hasil Otopsi

Hasil otopsi mengungkapkan fakta yang lebih mengerikan. Dalam kondisi korban yang sudah melemah akibat dicekik, pelaku tetap memaksakan kehendaknya untuk menyetubuhi korban.

Setelah melakukan aksi bejat tersebut, pelaku didera rasa panik karena takut korban akan melapor jika sadar kembali. Oga kemudian mengambil pisau dapur dan menggorok leher istrinya hingga tewas di tempat.

"Panik pak, takut dilaporkan," aku pelaku di hadapan penyidik.

Keadaan semakin tragis karena diketahui Aulia tengah mengandung buah hati mereka yang baru berusia sekitar tiga bulan.

Pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa pisau dapur berlumuran darah dan pakaian korban. Atas perbuatannya, Oga kini mendekam di sel tahanan Mapolres Lebong.

"Saat ini pelaku sudah kita amankan dan kita tahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku," tutup AKP Darmawel Saleh.

Sebagian Artikel Telah Tayang di Kompas.com dengan Judul dan Tribunbengkulu.com dengan judul Sandiwara Oga Usai Bunuh Istri Muda di Lebong, Akting Punya Firasat Buruk ke Mertua-Datang Takziah

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang