Badan Geologi: Sinkhole Situjuah Masih Berpotensi Melebar

Sinkhole, Sinkhole Situjuah, Badan Geologi, Badan Geologi: Sinkhole Situjuah Masih Berpotensi Melebar

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut bahwa Sinkhole Situjuah di Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), masih berpotensi melebar.

Untuk itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan jika berada di area Sinkhole.

"Sinkhole Situjuah masih ada kemungkinan melebar terutama ke arah Tenggara Barat Laut," ujar ahli geologi teknik Badan Geologi Kementerian ESDM, Taufiq Wira Buana, saat dihubungi dari Kota Padang, Minggu (8/2/2026), dilansir dari Antara.

Badan Geologi Tetapkan Jarak Aman Sementara

Berdasarkan hasil kaji cepat yang dilakukan, Badan Geologi menetapkan jarak aman sementara dari bibir sinkhole.

Taufiq menjelaskan, radius aman tersebut berada pada jarak sekitar 17 meter ke arah Barat Daya–Timur Laut dan 30 meter ke arah Tenggara–Barat Laut.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa batas aman tersebut masih bersifat sementara dan memerlukan kajian lanjutan yang lebih mendalam. Bahkan, Badan Geologi tidak menutup kemungkinan munculnya sinkhole baru di kawasan sekitar.

“Kajian ini terus dan sedang kita lakukan untuk memastikan radius aman,” katanya.

Wilayah Barat Daya Lebih Rentan

Menurut Badan Geologi, potensi terbentuknya sinkhole masih terbuka dengan sejumlah karakteristik tertentu.

Fenomena ini umumnya tidak terjadi secara masif, melainkan bersifat lokal dan muncul di titik-titik tertentu.

Sinkhole biasanya berkembang di sepanjang jalur sungai bawah tanah yang memiliki kondisi geologi rentan.

Berdasarkan hasil pemetaan awal, sebagian wilayah Nagari Situjuah Batua dan Nagari Tungka yang berada di sisi barat daya Sinkhole Situjuah dinilai memiliki tingkat kerentanan lebih tinggi dibandingkan wilayah yang berada di timur laut sinkhole.

Kondisi ini menjadi perhatian utama dalam penentuan zona rawan dan langkah mitigasi ke depan.

Untuk itu, Badan Geologi mendorong inventarisasi secara rinci terhadap jalur-jalur yang berpotensi mengalami sinkhole.

Pendekatan yang disarankan meliputi metode geofisika seperti geolistrik dan georadar, serta kajian hidrogeologi dan geologi teknik.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memetakan struktur bawah tanah dan mengurangi risiko bagi masyarakat.

Garis Polisi Dipasang, Warga Diminta Patuhi Larangan

Sebagai upaya pencegahan, pemerintah daerah bersama aparat kepolisian telah memasang garis polisi di sekitar lokasi Sinkhole Situjuah.

Namun, Badan Geologi menyayangkan masih adanya warga yang mengabaikan larangan tersebut demi melihat lebih dekat atau berfoto di sekitar lokasi. Padahal, aktivitas tersebut berpotensi membahayakan keselamatan.

Saat ini, Badan Geologi juga masih melakukan kajian detail untuk mengantisipasi perkembangan sinkhole sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.

Penelitian tersebut dilaksanakan pada 2–11 Februari 2026 dengan melibatkan Dinas ESDM Provinsi Sumatera Barat serta Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota.

Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi dasar penetapan langkah mitigasi dan kebijakan lanjutan terkait fenomena alam Sinkhole Situjuah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang