Beli Tiket Pesawat Lebaran 2026 Bebas PPN, Ditanggung Pemerintah 100 Persen

Pemerintah menyiapkan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 100 persen untuk pembelian tiket pesawat pada periode Lebaran 2026.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, stimulus PPN DTP pada Lebaran 2026 lebih besar dibandingkan saat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Di mana pada periode tersebut, pemerintah hanya menanggung sebagian PPN, sementara sisanya tetap dibayarkan oleh konsumen.
"Kalau yang lalu di Natal kan 6 persen yang ditanggung, tetapi kalau yang kali ini (Lebaran 2026) full," ujar Airlangga kepada wartawan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Jakarta, Kamis (5/2/2026), dilansir dari Antara.
Aturan Tiket Pesawat Bebas PPN Ditargetkan Segera Tuntas
Airlangga menjelaskan, saat ini pemerintah masih merampungkan regulasi teknis stimulus melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK).
Ia menargetkan beleid tersebut dapat diselesaikan dalam waktu dekat agar segera bisa diimplementasikan.
“Regulasi nanti sedang menunggu PMK. Harapannya Senin semua sudah selesai,” tukasnya.
Diskon Tiket Pesawat hingga Jalan Tol
Sebelumnya, Airlangga pernah menyampaikan bahwa pemerintah bersiap memberikan beberapa insentif pada Lebaran 2026. Diskon berlaku untuk tiket pesawat, kereta, transportasi darat, hingga jalan tol.
Menurut dia, kebijakan ini dirancang sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran pergerakan masyarakat selama momen Lebaran.
"Untuk menjelang hari raya lebaran nanti, beberapa program telah dipersiapkan termasuk untuk diskon transportasi, baik itu pesawat, kereta api, angkutan laut, angkutan darat, dan juga jalan tol itu sudah dipersiapkan," kata Airlangga usai Rapat Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Pusat di Jakarta, Kamis (29/1/2026), dikutip dari Antara.
Tak hanya sektor transportasi, pemerintah juga menyiapkan dukungan melalui program bantuan sosial (bansos) dalam bentuk beras dan minyak goreng.
"Demikian pula untuk bantuan sosial, baik itu beras maupun MinyaKita sedang siapkan juga, dan kita akan melakukan rapat koordinasi inflasi juga di bulan Juni tahun ini," jelas Airlangga.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang