Bakar Lemang Bambu, Tradisi Unik Menyambut Bulan Ramadan di Aceh

Bakar Lemang Bambu, Tradisi Unik Menyambut Bulan Ramadan di Aceh

Setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi masing-masing dalam menyambut bulan suci Ramadan, tidak terkecuali di Aceh.

Salah satu tradisi masyarakat Aceh dalam menyambut Ramadan adalah dengan membakar lemang bambu, atau yang dikenal dengan istilah Balamang.

Tradisi Balamang sendiri bermakna memasak lemang, yakni beras yang dimasak dengan cara dimasukkan ke dalam bambu lalu dibakar.

Tradisi unik menjelang Ramadan ini biasanya dilakukan oleh masyarakat suku Aneuk Jamee, khususnya di daerah Aceh Barat Daya.

Selain itu, tradisi bakar lemang bambu juga dilakukan oleh masyarakat di beberapa daerah, termasuk di Desa Alue Raya, Samatiga, Aceh Barat.

Lemang biasanya dibakar di samping atau di halaman rumah. Bambu dipotong masing-masing per ruas lalu dibersihkan.

Kemudian, beras ketan yang sudah diaduk dengan santan kelapa beserta bumbu-bumbu dimasukkan ke dalam bambu tersebut

Ujung bambu ditutup dengan daun pisang muda yang sudah dilipat rapi. Lalu disandarkan ke batang kayu atau pelepah aren muda yang telah dirangkai di atas kayu api.

Keunikan tradisi memasak lemang bambu di Aceh

Bakar Lemang Bambu, Tradisi Unik Menyambut Bulan Ramadan di Aceh

Warga memasukkan beras ketan ke dalam bambu saat proses pembuatan lemang di Desa Alue Raya, Samatiga, Aceh Barat, Aceh, Sabtu (18/4/2020).

Uniknya tradisi membakar lemang ini dilakukan bersama-sama oleh semua perempuan yang ada dalam keluarga. Biasanya diikuti oleh tiga generasi; nenek, ibu dan anak perempuan.

Selain itu, prosesnya juga dilakukan bersama-sama dari beberapa keluarga. Tetangga atau kerabat dekat berkumpul di salah satu rumah yang memiliki sebidang tanah yang cukup untuk membakar lemang.

Masing-masing memiliki tugas sesuai usia. Nenek, misalnya, bertugas mengaduk semua bahan dengan takaran yang sesuai dan memasukkan beras ke dalam bambu.

Sementara itu, generasi yang lebih muda bertugas mencari, memotong, dan membersihkan bambu untuk memasak lemang.

Generasi kedua sering kali diberi tugas memeras santan dengan memisahkan santan kental dan encer.

Lalu generasi ketiga bertugas membantu dan mempelajari cara memasak lemang. la harus memperhatikan dengan baik setiap prosesnya.

Mereka biasanya membantu mencari daun pisang muda untuk dimasukkan ke dalam buluh lemang hingga mencuci beras hingga bersih.

Tradisi memasak dan membuat lemang bambu yang dilakukan secara turun temurun dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.

Di Desa Alue Raya, Samatiga, Aceh Barat lemang yang sudah jadi dibagikan kepada warga sekitar untuk mempererat silaturahmi.

Tidak hanya menjelang Ramadan, nasi lemang juga menjadi kuliner khas di bulan Ramadan di banyak wilayah di Aceh, terutama sebagai sajian untuk berbuka puasa.

Sumber:

Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional Banda Aceh

Antara

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang