Profil Salim S Mengga, Wagub Sulbar yang Meninggal Dunia

Salim S Mengga meninggal dunia, Profil Salim S Mengga, Wagub Sulbar yang Meninggal Dunia

Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Barat (Sulbar) Salim S Mengga meninggal dunia pada Sabtu (31/1/2026) pagi di Rumah Sakit (RS) Siloam Makassar.

Kabar tersebut diunggah di akun Instagram Pemprov Sulbar yakni @pemprov_sulbar.

"Innalillahi waiinna ilaihi rajiun. Sulbar berduka atas kepergian Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, pada Sabtu, 31 Januari 2025," tulisnya.

Gubernur Sulbar, Suhardi Daka (SDK) mengucapkan belasungkawa dan merasa kehilangan atas Salim S Mengga meninggal dunia.

"Saya Gubernur dan seluruh rakyat Sulbar sangat kehilangan sosok teladan, pemimpin yang istiqomah, pemimpin yang sangat mencintai rakyatnya. Selamat jalan Kakanda, Sahabat sekaligus orang yang kami tuakan. Kami doakan Allah SWT menempatkanmu di tempat yang mulia," kata SDK.

Profil Salim S Mengga

Salim S Mengga merupakan seorang purnawirawan TNI berpangkat Mayjen yang terpilih sebagai Wagub Sulbar, mendamping Gubernur Sulbar SDK untuk periode 2025-2029.

Pasangan ini diusung oleh Partai Demokrat, Partai Nasdem, PKS, Partai Gelora, Partai Buruh, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), serta Partai Ummat.

Salim S Mengga bukanlah sosok asing bagi warga Sulbar, khususnya di Kabupaten Polewali Mandar.

Pria yang lahir di Pambusuang, Kabupaten Polewali Mandar, pada 24 September 1951, ini merupakan anak dari Sayyid Mengga Alattas, Bupati Polewali Mamasa (kini Polewali Mandar) periode 1980-1990.

Salim S Mengga mengampu pendidikan SD pada 1964, diikuti SMP pada 1967, dan SMA pada 1970.

Karier Militer Salim S Mengga

Setelah tamat SMA, Salim S Mengga melanjutkan pendidikan militer di AKABRI pada 1974, kemudian Susarcab Kavaleri (1975), Sus Paharsat (1977), Sustar Danki (1979), Tarkor Bantem (1981), Suslapa Kavaleri (1984), Suagumil (1985), Seskoad (1981), Tarpers Gati (1991), Susdandim (1993), Susgati Sospol (1995), Suspaharsat (1997), dan Lemhanas (2001).

Karier militernya dimulai pada 1975, dengan menjabat sebagai Komandan Peleton Detasemen, Kavaleri Yonkav 10 Kodam XIV Hasanuddin ketika masih berpangkat Letnan Dua. Adapun pangkat terakhir Salim adalah Mayor Jenderal TNI AD yang ia peroleh pada tahun 2003.

Salim S Mengga menjabat sebagai Kepala Staf Komando Militer (Kasdam) IV/Diponegoro setelah sebelumnya menjabat Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri (2001-2003).

Pada tahun yang sama, ia juga menjabat Wakil Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Wadankodiklat).

Adapun jabatan terakhir Salim S Mengga di TNI ialah Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XV/Pattimura yang diembannya dari 2005-2006.

Karier Politik

Setelah pensiun dari TNI, Salim S Mengga terjun ke dunia politik dengan bergabung ke Partai Demokrat.

Pada Pemilu 2009, ia terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014. Kemudian terpilih kembali sebagai anggota DPR RI pada pemilu 2014.

Kemudian tahun 2017, Salim S Mengga mencalonkan diri sebagai Gubernur Sulbar, berpasangan dengan Hasanuddin Mas'ud.

Namun, ia kalah dari Ali Baal Masdar yang akhirnya terpilih sebagai Gubernur Sulbar periode 2017-2023.

Selanjutnya oada 2024, Salim S Mengga menerima tawaran dari Suhardi Duka, lawannya di Pilkada 2017 sebagai calon wakil gubernur di Pilkada 2024.

Tawaran ini diterima Salim setelah gagal terpilih sebagai anggota DPR RI dari Partai Perindo pada Pemilu 2024.

Kemudian, Suhardi Daka dan Salim S Mengga terpilih sebagai Gubernur dan Wagub Sulbar periode 2025-2029.

Sebagian tulisan di artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang