Mengenal Karakteristik Gunung Berapi di Jatim, dari Kelud hingga Mahameru

gunung berapi di Jatim, Mengenal Karakteristik Gunung Berapi di Jatim, dari Kelud hingga Mahameru, 1. Gunung Kelud: Sang Stratoandesit yang Fenomenal, 2. Gunung Semeru: Puncak Tertinggi Pulau Jawa, 3. Kompleks Arjuno-Welirang: Si Kembar yang Megah, 4. Gunung Raung dan Kawasan Ijen, 5. Gunung Argapura: Legenda di Pegunungan Iyang

Jawa Timur dikenal sebagai salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki deretan gunung berapi aktif dengan karakteristik yang unik. Mulai dari Gunung Kelud yang memiliki sejarah letusan mematikan, hingga Gunung Semeru sebagai atap tertinggi di Pulau Jawa.

Berdasarkan buku "Gunung Berapi di Indonesia" karya Eko Titis Prasongko, setiap gunung memiliki riwayat geologi dan tingkat kerawanan yang berbeda-beda.

Berikut adalah profil lengkap sejumlah gunung berapi di Jatim:

1. Gunung Kelud: Sang Stratoandesit yang Fenomenal

Gunung Kelud yang terletak di perbatasan Kabupaten Kediri dan Blitar ini memiliki ketinggian 1.731 meter. Sebagai gunung berapi aktif, Kelud memiliki catatan sejarah yang kelam.

Sejarah Letusan: Letusan pertama tercatat pada tahun 1586 yang memakan korban lebih dari 10.000 jiwa. Secara total, sejak abad ke-15, gunung ini telah merenggut lebih dari 15.000 nyawa.

Aktivitas Abad ke-20: Tercatat meletus sebanyak enam kali, yakni pada tahun 1901, 1919, 1951, 1966, dan 1990.

Fenomena Kubah Lava: Pada November 2007, muncul fenomena unik berupa "Kubah Lava" di tengah danau kawah setelah suhu air mencapai 74 derajat celsius. Kubah ini tumbuh hingga lebar 100 meter dan sempat menyumbat saluran magma.

2. Gunung Semeru: Puncak Tertinggi Pulau Jawa

Gunung Semeru yang berada di perbatasan Lumajang dan Malang merupakan bagian dari Taman Wisata Bromo-Tengger-Semeru. Puncaknya, Mahameru, berdiri gagah di ketinggian 3.676 mdpl.Kawah aktif di puncaknya dikenal dengan nama Jonggring Saloko.

"Pada tahun 1913 dan 1946 kawah ini memiliki kubah setinggi 3.744,8 meter," tulis Eko Titis dalam bukunya.

Aliran lava dari kawah ini sering kali mengarah ke selatan menuju daerah Pasirian dan Candiputro, Lumajang.

3. Kompleks Arjuno-Welirang: Si Kembar yang Megah

Gunung Arjuno (3.339 m) dan Gunung Welirang (3.156 m) merupakan kompleks gunung api kembar berjenis stratovulkanik. Keduanya terhubung oleh punggungan sepanjang 6 km.

Jalur Pendakian: Dapat diakses melalui Tretes, Lawang, Batu, hingga Karangploso.

Objek Wisata: Selain pendakian, kawasan ini memiliki objek wisata populer seperti Air Terjun Kakek Bodo.

Vegetasi: Kawasan ini kaya akan hutan Dipterokarp Bukit hingga hutan Ericaceous (hutan gunung).

4. Gunung Raung dan Kawasan Ijen

gunung berapi di Jatim, Mengenal Karakteristik Gunung Berapi di Jatim, dari Kelud hingga Mahameru, 1. Gunung Kelud: Sang Stratoandesit yang Fenomenal, 2. Gunung Semeru: Puncak Tertinggi Pulau Jawa, 3. Kompleks Arjuno-Welirang: Si Kembar yang Megah, 4. Gunung Raung dan Kawasan Ijen, 5. Gunung Argapura: Legenda di Pegunungan Iyang

Pendaki di puncak Gunung Raung, Jawa Timur.

Gunung Raung (3.332 m) terletak di perbatasan Jember dan Banyuwangi. Gunung ini merupakan bagian dari satuan morfologi Pegunungan Ijen bersama dengan Gunung Merapi dan Gunung Pendil.

Sementara itu, Kawah Ijen yang terkenal dengan danau asamnya, berada dalam satu kawasan dengan gunung berapi Bromo di bawah perlindungan Cagar Alam Taman Wisata Ijen.

5. Gunung Argapura: Legenda di Pegunungan Iyang

Terletak di Kabupaten Situbondo, Gunung Argapura atau Gunung Argopuro (3.088 m) merupakan bekas gunung berapi yang sudah tidak aktif. Gunung ini merupakan bagian dari Pegunungan Iyang.

Puncak yang paling tersohor adalah Puncak Rengganis, namun titik tertingginya berada 200 meter ke arah selatan yang ditandai dengan tugu triangulasi.

Pentingnya Mitigasi Bencana

Melihat tingginya aktivitas gunung berapi di Jawa Timur, PVMBG terus memantau setiap pergerakan vulkanik.

Sebagai contoh, pada Oktober 2007, status Gunung Kelud pernah mencapai level "Awas" yang mengharuskan 135.000 penduduk dalam radius 10 km untuk mengungsi.

Meskipun menawarkan pemandangan alam dan potensi wisata yang luar biasa, masyarakat dan pendaki diimbau untuk selalu mematuhi rekomendasi dari pihak berwenang guna menghindari risiko erupsi mendadak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang