Lahirkan Generasi Baru Pengusaha Muda, Hipmi Banten Jadi Motor Penggerak Ekonomi & Pembangunan Daerah
Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) melalui Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi Provinsi Banten, menegaskan komitmen dan fokus pada upaya melahirkan generasi pengusaha muda yang unggul dalam menghadapi tantangan ekonomi, adaptif atas perubahan teknologi, serta berdaya saing di pasar nasional hingga internasional.
Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda), hingga Forum Bisnis Daerah (Forbisda), yang berlangsung pada 7-8 Mei 2026 di Kota Serang, Banten.
"Pemprov Banten berharap, Hipmi Banten sebagai rumah besar bagi lahirnya wirausaha muda, dapat menjadi motor penggerak kewirausahaaan muda dan lokomotif perekonomian daerah," kata Gubernur Banten, Andra Soni dalam keterangannya, Rabu, 13 Mei 2026.
Gubernur Banten, Andra Soni
Acara bertema “Kolaborasi dan Aksi Pengusaha Muda Banten untuk Indonesia Raya” ini, merupakan bagian dari agenda strategis organisasi guna memperkuat konsolidasi, meningkatkan kapasitas kader, hingga menyelaraskan arah kebijakan organisasi.
Ketua Penyelenggara sekaligus Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) BPD Hipmi Banten, Faizal Hermiansyah, mengungkapkan salah satu tujuan dari tiga acara besar BPD Hipmi Banten ini.
"Rakerda masing-masing bidang dari BPC se-kab/kota di Banten memberi rekomendasi ke Ketum BPD HIPMI Banten sebagai proker," ujarnya.
Diketahui, kegiatan ini mengusung tema penguatan ekspor dan daya saing lokal, serta dirancang sebagai kawah candradimuka bagi para pengusaha di Banten untuk ‘naik level’.
Tujuan penyelenggaraan rangkaian Rakerda, Diklatda, dan Forbisda BPD HIPMI Banten ini juga untuk memperkuat kolaborasi antarpengusaha muda di Banten, sekaligus mendorong terciptanya lapangan kerja baru melalui sinergi dengan pemerintah.
Pertama, Rakerda diharapkan dapat jadi ruang konsolidasi, evaluasi, dan penyatuan langkah strategis pengurus HIPMI Banten 2026. Kedua, Diklatda akan berfokus untuk mencetak pengusaha tangguh dan adaptif menghadapi tantangan ekonomi digital.
Selanjutnya yakni Forbisda, merupakan jembatan pengusaha muda dengan investor dan pemda (stakeholder) guna meningkatkan kelas usaha.