Jadwal Libur Isra Miraj 16 Januari 2026, Apakah Ada Cuti Bersama?

Umat Islam di seluruh dunia, termasuk Indonesia, bersiap memperingati peristiwa agung Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang dirayakan setiap satu tahun sekali pada tanggal 27 Rajab.
Tahun ini, peringatan tersebut jatuh pada bulan pertama dalam kalender Masehi.
Lantas, muncul pertanyaan di tengah masyarakat: Apakah perayaan Isra Miraj menjadi hari libur nasional?
Jadwal Libur Nasional Isra Miraj 2026
Berdasarkan regulasi resmi pemerintah, peringatan Isra Miraj 2026 yang jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026, telah ditetapkan sebagai hari libur nasional.
Ketetapan tersebut merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, yakni Menteri Agama (Menag), Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dengan rincian nomor sebagai berikut:
- Nomor: 1497 Tahun 2025
- Nomor: 2 Tahun 2025
- Nomor: 5 Tahun 2025
Meskipun tanggal 16 Januari ditetapkan sebagai tanggal merah, perlu dicatat bahwa pemerintah tidak menetapkan jadwal cuti bersama untuk perayaan Isra Miraj tahun ini.
Namun, karena jatuh pada hari Jumat, masyarakat dapat menikmati long weekend atau akhir pekan panjang hingga Minggu.
Mengenal Peristiwa Isra Miraj
Isra Miraj bukan sekadar peringatan rutin, melainkan momen krusial dalam sejarah Islam. Peristiwa ini terjadi pada malam 27 Rajab tahun ke-12 kenabian Nabi Muhammad SAW.
Dikutip dari laman resmi baznas.go.id, Isra Miraj terdiri dari dua rangkaian perjalanan luar biasa:
- Isra: Perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina menggunakan Buraq.
- Miraj: Perjalanan lanjutan dari Masjidil Aqsa naik ke langit ketujuh hingga mencapai Sidratul Muntaha.
Dalam perjalanan tersebut, Rasulullah dipertemukan dengan para nabi terdahulu di setiap lapisan langit.
Di puncaknya, Nabi Muhammad SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT untuk melaksanakan ibadah salat lima waktu dalam sehari semalam.
5 Keutamaan Peristiwa Isra Miraj
Selain menjadi latar belakang kewajiban salat, peristiwa ini mengandung berbagai keutamaan dan hikmah bagi umat Muslim, di antaranya:
- Bukti Kebesaran Allah SWT: Perjalanan dari Mekkah ke Yerusalem hingga ke langit ketujuh dalam satu malam membuktikan kuasa Allah yang melampaui logika manusia.
- Bukti Kenabian: Peristiwa ini menjadi mukjizat yang membuktikan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah yang membawa kebenaran.
- Kepastian Surga dan Neraka: Dalam perjalanannya, Nabi diperlihatkan visualisasi surga dan neraka sebagai tempat nyata bagi manusia di akhirat kelak.
- Kuasa Mutlak Sang Pencipta: Menunjukkan bahwa Allah SWT mampu melakukan apa pun di luar batas kemampuan dan pemikiran manusia.
- Kebenaran Agama Islam: Mukjizat ini menjadi pilar yang memperkuat bahwa Islam adalah agama yang haq dan berasal dari Sang Pencipta alam semesta.
Peringatan Isra Miraj 16 Januari 2026 mendatang diharapkan menjadi momentum bagi umat Islam untuk merefleksikan kembali kualitas ibadah salat dan mempertebal iman atas kekuasaan Allah SWT.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang