Sri Mulyani Masuk Gates Foundation, Seberapa Besar Pengaruh Organisasi Ini di Dunia?

Sri Mulyani
Sri Mulyani

 Mantan Menteri keuangan era Joko Widodo, Sri Mulyani resmi ditunjuk sebagai anggota dewan pengurus Gates Foundation, yang didirikan oleh Bill Gates dan mantan istrinya Melinda French. Penunjukkan Sri Mulyani sebagai anggota dewan pengurus Gates Foundation diumumkan langsung di situs resmi organisasi itu pada Senin 12 Januari 2026.

Menyusul dengan penunjukkan Sri Mulyani sebagai dewan pengurus di organisasi itu, lantas sebenarnya apa itu Gates Foundation?

Melansir situs resmi organisasi itu, Bill & Melinda Gates Foundation atau Gates foundation adalah sebuah organisasi filantropi yang bertujuan menekan angka penyakit dan kemiskinan secara signifikan, sekaligus membangun dunia yang lebih adil dan setara.

Yayasan ini menyalurkan keahlian dan sumber dayanya ke berbagai organisasi, lembaga riset, serta aliansi global yang mendorong terciptanya masa depan bebas penyakit menular, membuka peluang ekonomi bagi semua orang, serta menjamin kesehatan ibu dan bayi.

Apa saja yang dilakukan yayasan ini?

Melansir laman BBC UK, Sejak awal berdiri, Gates Foundation sudah berkomitmen mendukung Global Fund, sebuah organisasi yang berfokus memberantas penyakit mematikan seperti malaria dan AIDS.

Yayasan ini juga menjadi salah satu pendiri Gavi, the Vaccine Alliance, yang dibentuk pada tahun 2000 untuk memperluas akses imunisasi di negara-negara miskin. Hingga kini, Gates Foundation telah menyumbangkan lebih dari 4 miliar dolar AS kepada Gavi, yang berperan penting dalam distribusi vaksin Covid-19 di negara berkembang.

Peningkatan sanitasi juga menjadi fokus utama. Bill Gates kerap melakukan aksi simbolis, mulai dari mengangkat botol berisi kotoran manusia di atas panggung hingga meminum air hasil penyulingan limbah tinja, sebagai upaya mengurangi stigma sekaligus menunjukkan kemajuan teknologi pengolahan limbah.

Sementara itu, kegiatan yayasan mencakup lebih dari 40 bidang program dan melibatkan ribuan mitra yang bekerja langsung di lapangan, mulai dari organisasi nirlaba, lembaga pemerintah, perusahaan swasta, ilmuwan, kelompok masyarakat, hingga peneliti kebijakan.

Selain kerja global, yayasan ini juga aktif di Amerika Serikat. Salah satunya dengan mendanai sekitar 20.000 beasiswa perguruan tinggi bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga berpenghasilan rendah, khususnya dari kelompok minoritas.

Berkantor pusat di Seattle, Gates Foundation telah menyalurkan hibah senilai 54,8 miliar dolar AS untuk berbagai inisiatif di 135 negara di dunia. Saat ini, yayasan tersebut memiliki lebih dari 1.600 karyawan yang tersebar di berbagai kantor internasional, termasuk di Delhi, Beijing, dan Johannesburg.

Sumber dana Gates Foundation

Gates Foundation merupakan organisasi filantropi terbesar di dunia, dengan dana abadi sekitar 50 miliar dolar AS, jumlah yang bahkan melampaui produk domestik bruto (PDB) beberapa negara. Berdasarkan situs resminya, Bill dan Melinda Gates telah menyumbangkan lebih dari 36 miliar dolar AS dari kekayaan pribadi mereka ke yayasan ini selama periode 1994 hingga 2018.

Penyumbang besar lainnya adalah investor legendaris Amerika Serikat, Warren Buffett. Pada tahun 2006, ia berkomitmen menyumbangkan lebih dari 30 miliar dolar AS sepanjang hidupnya untuk mendukung kegiatan yayasan.

Bersama Buffett, pasangan Gates juga meluncurkan kampanye Giving Pledge pada 2010, yang mengajak para miliarder dan orang superkaya di seluruh dunia untuk menyumbangkan sebagian besar harta mereka demi tujuan sosial dan kemanusiaan.