Didiet Maulana Ungkap Kebaya Kartini jadi Kesukaan Sri Mulyani

Didiet Maulana, Sri Mulyani, kebaya Kartini, Didiet Maulana Ungkap Kebaya Kartini jadi Kesukaan Sri Mulyani

Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kerap tampil anggun dengan kebaya, khususnya di acara penting kenegaraan.

Desainer Didiet Maulana mengungkapkan bagaimana perempuan 63 tahun itu sering mempercayakan rancangan busananya kepadanya selama bertahun-tahun.

Meski sudah mendesain beragam jenis kebaya, ternyata pilihan favorit Sri Mulyani jatuh pada kebaya Kartini yang sopan, sederhana, dan nyaman.

Didiet tidak ragu menyebut bahwa kebaya Kartini adalah favorit Sri Mulyani, sebab dirinya kerap kali merancang model kebaya tersebut untuk perempuan kelahiran Lampung itu.

“Untuk desain kebaya, ibu itu kesukaannya Kebaya Kartini,” jelas Didiet saat diwawancarai Kompas.com, Jumat (12/9/2025).

Kebaya ini dikenal dengan potongan yang sederhana, anggun, namun tetap menjaga kesopanan. Hal inilah yang membuat Sri Mulyani menyukai Kebaya Kartini.

“Kebaya Kartini itu tidak terlalu terbuka ya, tetap sopan dan nyaman saat dipakai berkegiatan,” katanya.

Didiet Maulana, Sri Mulyani, kebaya Kartini, Didiet Maulana Ungkap Kebaya Kartini jadi Kesukaan Sri Mulyani

Busana rancangan desainer Didiet Maulana yang dikenakan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Pilihan Sri Mulyani terhadap kebaya Kartini mencerminkan gaya personalnya yang tidak berlebihan, tetapi tetap memberi kesan kuat sebagai seorang pejabat negara.

Penampilan itu membuatnya selalu terlihat berwibawa tanpa meninggalkan sentuhan khas Indonesia.

Inspirasi kebaya Sri Mulyani

Setiap kali merancang busana untuk Sri Mulyani, Didiet selalu memulainya dengan percakapan ringan. Menurutnya, hal itu menjadi kunci untuk memahami selera sang mantan menteri.

“Kalau inspirasi kebaya, biasanya saya ngobrol sama Bu Ani. Beliau sukanya seperti apa, yang pasti kalau untuk merancang busana untuk beliau itu yang simple, easy to wear,” tutur Didiet.

Sri Mulyani tidak pernah memberi daftar panjang detail permintaan. Ia hanya ingin busana yang simpel dan tidak menghambat geraknya.

“Tidak ada request detail khusus, karena biasanya beliau selalu menyerahkan dan mempercayakan kepada saya. Hanya saja permintaan busananya yang tidak ribet dipakai,” ujar dia.

Bagi desainer 44 tahun itu, kebebasan ini menjadi ruang untuk berkreasi sekaligus tantangan untuk tetap menghadirkan busana yang pas dengan karakter Sri Mulyani.

Didiet Maulana, Sri Mulyani, kebaya Kartini, Didiet Maulana Ungkap Kebaya Kartini jadi Kesukaan Sri Mulyani

Busana rancangan desainer Didiet Maulana yang dikenakan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Nyaman untuk agenda panjang seharian

Jadwal Sri Mulyani yang padat membuat faktor kenyamanan jadi hal utama dalam setiap rancangan.

Didiet selalu memastikan untuk merancang busana yang bisa nyaman dipakai berjam-jam, bahkan seharian.

“Kalau merancang kebaya itu beliau minta yang bisa nyaman untuk dipakai beraktivitas seharian. Sebab, Bu Ani pasti memakainya itu lebih dari 2 atau 3 jam,” terang dia.

Misalnya untuk agenda di Hari Kemerdekaan, busana yang dikenakan Sri Mulyani biasanya akan dipakai untuk upacara pagi di Kementerian. Setelah itu, ia akan lanjut untuk ikut upacara di Istana Merdeka.

Dengan mobilitas yang tinggi, maka Sri Mulyani tak hanya butuh busana yang anggun, melainkan nyaman agar efisien dan tidak perlu mengganti beberapa busana yang berbeda.

“Kemudian siangnya bisa saja lanjut jamuan makan siang. Jadi harus tetap nyaman meski dipakai seharian dengan berbagai aktivitas,” ujar Didiet.

Gaya simple namun tetap berwibawa

Meski Sri Mulyani lebih menyukai desain yang simpel, bukan berarti penampilannya biasa saja.

Didiet memastikan setiap kebaya yang ia rancang tetap menonjolkan sisi elegan. Baginya, kebaya harus bisa memberi kesan karismatik, apalagi dikenakan oleh sosok dengan posisi penting di pemerintahan.

“Tapi kalau dari saya, setiap kali mendesain ingin memberikan desain yang elegan, namun simple dan juga karismatik untuk tampilan bu Ani,” tandas pendiri IKAT Indonesia itu.

Potongan kebaya Kartini yang tertutup, ditambah sentuhan sederhana pada detailnya, membuat Sri Mulyani selalu tampak berwibawa di setiap kesempatan.

Tanpa aksesori berlebihan, kebaya itu cukup untuk menonjolkan aura keanggunan sekaligus profesionalisme.

Bagi Didiet, bisa merancang busana untuk Sri Mulyani adalah sebuah pengalaman berharga.

Ia merasa mendapat kepercayaan penuh karena sang menteri tidak pernah meragukan kreasinya. Kepercayaan ini pula yang membuat Didiet terus berusaha menghadirkan busana terbaik.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.