Gubernur Jateng Tanggung Proses Pemulangan 16 Jenazah Korban Kecelakaan Bus di Tol Semarang
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menanggung seluruh proses pemulangan jenazah korban meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan Bus Cahaya Trans di Jalan Tol Semarang.
Pemprov Jateng menanggung seluruhnya, dari identifikasi, pengangkutan, hingga pengawalan ambulans sampai ke rumah duka masing-masing.
Peristiwa itu terjadi pada Senin dinihari. Bus bernomor polisi B 7201 IV itu mengangkut 34 penumpang. Kecelakaan menyebabkan 16 penumpang meninggal dunia, serta belasan lainnya luka-luka.
Kondisi bus PO Cahaya Trans yang kecelakaan di Jalan Tol Semarang
“Langkah yang kita lakukan terkait dengan kecelakaan lalu lintas ini memang kewenangan kepolisian, tapi saya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait, untuk memastikan bahwa dari 34 penumpang, dengan 16 korban meninggal dunia, Pemprov menanggung semua, termasuk pengangkutan, identifikasi, dan pengawalan sampai ke rumah duka,” kata Luthfi di setelah mengunjungi kamar jenazah RSUP dr Kariadi, Kota Semarang, Senin (22/12/2025).
Kedatangannya ke RSUP Kariadi untuk menemui keluarga korban kecelakaan tunggal bus PO Cahaya Trans.
Luthfi juga memastikan penanganan terhadap korban luka berjalan optimal, dengan melibatkan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.
“Sebanyak 18 orang dilakukan perawatan. Dinas Kesehatan kita turun tangan langsung untuk membantu kegiatannya,” kata dia.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Luthfi turut menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban atas musibah tersebut.
“Kami dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyampaikan duka yang mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan dikuatkan dan para korban mendapatkan husnul khatimah,” katanya. ( Laporan Teguh Joko Sutrisno, tvOne, Semarang)