Ramai Netizen Soroti Harga Beras Bantuan Senilai Rp 60 ribu Per Kg, Kementan Buka Suara
Pengguna media sosial tengah dihebohkan dengan data rincian dana bantuan bencana banjir dari Kementerian Pertanian untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Foto data tersebut ramai dibahas di media sosial lantaran memuat harga sejumlah barang yang dinilai janggal.
Dalam foto tersebut ada setidaknya 12 item barang bantuan yang akan disalurkan mulai dari minyak goreng, beras, obat-obatan, pampers, mi instan, abon, sosis, gula, biskuit, telur, air mineral, hingga susu dengan total mencapai Rp 73 miliar.
Rincian harga barang yang diberikan dinilai janggal sehinga menjadi perhatian publik, salah satunya adalah beras. Hal ini diungkap oleh salah satu pengguna media sosial X @rio.chandra.r2.
”Liat ada yang aneh ga pak? Beras 1,312,450,000 : 21,874= 60 ribu/kg. Artinya beras 15kg hargganya 900 ribu. Lebih buruk daripada tengkulak,” demikian komentar pemilik akun tersebut seperti diunggah ulang oleh akun gosip @lambe_turah.
Tidak sedikit dari netizen yang langsung memberikan komentar kekesalannya. Bahkan ada beberapa dari mereka yang menilai sudah tidak percaya lagi dengan pemerintah.
”Ini Cuma angka koq, realisasinya ga segitu,” sindir netizen.
”Masih percaya sama pemerintah??,” sindir lainnya.
”Ini mah namanya normalisasi kurupsi,” sindir netizen lain.
Kementan Buka Suara
Viralnya pemberitaan terkait bantuan beras tersebut, Kementerian Pertanian angkat bicara. Melalui akun instagram resmi Kementan, meminta maaf atas data yang menjadi perbincangan publik.
”Berdasarkan ramainya diskusi warganet terkait data bantuan logistik untuk wilayah terdampak bencana di Sumatera. Kementerian pertanian menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan warganet yang ikut mengawasi penyuluhan bantuan logistik ke wilayah terdampak bencana,” demikian isi pernyataan klarifikasi dikutip dari akun Instagram Kementan, Senin 8 Desember 2025.
Terkait dana bantuan beras, terdapat kurang sempurnanya penulisan informasi satuan yakni semestina per paket 5kg.
”Total volume beras yang dimaksud pada data awal adalah 21.874 paket, masing-masing berisi paket volume 5kilogram,” demikian keterangan resmi Kementan.
Disebutkan juga bahwa saat ini bantuan beras pemerintah sudah mencapai 1.200 ton senilai Rp 16 miliar rupiah. Dijelaskan pula, Kementerian Pertanian tidak membeli barang-barang bantuan tesebut menggunakan anggaran melainkan menerima langsung bantuan dalam bentuk barang dari mitra dan pihak yang ingin berkontribusi.
“Kementan terus memperkuat pengawasan melalui Inspektorat Jenderal agar setiap bantuan transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan. Terima kasih atas kritik, masukan, dan pengawasan publik. Prioritas kami adalah memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” demikian keterangan tersebut.