Aldeguer Sebut Masuk Tim Pabrikan Bukan Jaminan

Fermin Aldeguer, MotoGP, tim satelit, Ducati, Gresini Racing, tim pabrikan, Aldeguer Sebut Masuk Tim Pabrikan Bukan Jaminan

Semua tim balap di MotoGP, baik pabrikan maupun satelit, sudah sangat kompetitif. Bahkan, tidak perlu masuk tim pabrikan untuk menjadi juara dunia MotoGP.

Anggapan tersebut diyakini oleh Fermin Aldeguer, pebalap rookie, yang berhasil meraih kemenangan perdananya di musim pertamanya di MotoGP. Pebalap tim satelit Ducati, Gresini Racing, itu bahkan menggunakan motor tahun lalu, yakni Desmosedici GP24.

Aldeguer berhasil menyelesaikan musim 2025 dengan berakhir di peringkat kedelapan dalam klasemen. Aldeguer diperkirakan akan menjadi incaran di pasar pebalap 2027, dengan tawaran dari tim pabrikan kemungkinan besar akan datang untuknya.

Fermin Aldeguer, MotoGP, tim satelit, Ducati, Gresini Racing, tim pabrikan, Aldeguer Sebut Masuk Tim Pabrikan Bukan Jaminan

Alex Marquez mengunci posisi runner up dan Fermin Aldeguer sebagai Rookie of The Year pada MotoGP Malaysia 2025

“Motor resmi adalah keuntungan, bantuan. Namun, harus diingat bahwa hal itu membawa tekanan lebih besar. Anda diwajibkan untuk meraih hasil, dan selalu ada ketidakpastian apakah performa akan membaik atau memburuk," ujar Aldeguer, dikutip dari Crash.net, Senin (15/12/2025).

Untuk musim 2027, kapasitas motor akan menjadi 850 cc. Menurut Aldeguer, motor yang kompetitif jauh lebih penting dibandingkan sekadar menjadi pebalap tim pabrikan.

"Saya ingin percaya bahwa perubahan aturan tidak akan mempengaruhi kekuatan di lintasan. Saya tidak berpikir motor terbaik akan menjadi yang terburuk. Mungkin, level berbagai merek akan semakin mendekati satu sama lain,” kata Aldeguer.

Fermin Aldeguer, MotoGP, tim satelit, Ducati, Gresini Racing, tim pabrikan, Aldeguer Sebut Masuk Tim Pabrikan Bukan Jaminan

Fermin Aldeguer saat berlaga pada MotoGP Indonesia 2025

Namun demikian, Aldeguer tetap bertujuan untuk menjadi pebalap tim pabrikan Ducati. Tahun depan, Aldeguer akan menggunakan motor yang berbeda dari rekan setimnya Alex Marquez, yang akan mendapatkan motor pabrikan GP26.

Mengendarai GP25, Aldeguer mengatakan bahwa secara rutin mengalahkan Alex berarti dirinya telah melakukan pekerjaan dengan baik. Tapi, dia menegaskan bahwa itu bukan tujuannya.

“Jika saya bisa menjaga Alex Marquez di belakang saya, itu berarti saya melakukan pekerjaan yang baik dan berjuang untuk sesuatu yang penting, karena dia akan menjadi salah satu kandidat untuk posisi tiga besar kejuaraan dunia," ujar Aldeguer.

“Namun, itu bukan sesuatu yang perlu difokuskan. Saya hanya ingin belajar, berkembang secara bertahap, dan sering berada di lima besar,” kata Aldeguer.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang