Jelang Derbi della Madonnina, Vieri Sebut 4 Pemain AC Milan Layak Masuk Starting XI Inter
Mantan penyerang legendaris Christian Vieri memberikan pandangannya jelang laga panas antara Inter Milan melawan AC Milan.
Christian Vieri menilai ada empat penggawa AC Milan yang memiliki kualitas mumpuni untuk menembus skuad inti tim asuhan Cristian Chivu saat ini.
Pertandingan pekan ke-28 Liga Italia 2025-2026 antara AC Milan vs Inter Milan akan digelar di San Siro, Senin (9/3/2026) pukul 02.45 WIB.
Duel yang mempertemukan AC Milan vs Inter Milan diprediksi akan menjadi penentu arah persaingan gelar juara Serie A musim ini, meskipun Nerazzurri saat ini tengah kokoh di puncak klasemen.
off, Inter Milan mengantongi keunggulan 10 poin dari rival sekotanya.
Vieri meyakini bahwa gelar Scudetto ke-21 sudah hampir pasti jatuh ke tangan Inter, terlepas dari hasil pertandingan besok. Ia melihat stabilitas permainan tim asuhan Chivu sangat sulit untuk digoyahkan oleh tim manapun.
“Tidak ada pemain Inter yang ingin mengatakan apa pun karena mereka tidak ingin membawa nasib buruk, tetapi dengan 10 pertandingan tersisa, tidak akan ada tim yang mampu mengejar tim ini, yang praktis selalu menang melawan tim-tim yang lebih kecil,” kata Vieri kepada La Gazzetta dello Sport.
Meski mengakui keperkasaan Inter, Vieri menyebut ada empat pemain rival yang layak masuk ke dalam susunan pemain terbaik jika kedua tim digabungkan.
Keempat nama tersebut adalah Rafael Leao, Luka Modric, Adrien Rabiot, dan penjaga gawang Mike Maignan.
“Hari ini, saya akan menyebut Leao, Modric, Rabiot, dan Maignan. Dan akan ada tujuh atau delapan pemain Inter. Cedera Lautaro membuatnya absen,” tuturnya.
Kekaguman terhadap Luka Modric dan Adrien Rabiot
Salah satu nama yang paling mencuri perhatian dalam daftar tersebut adalah Luka Modric.
Martin Baturina (kiri) berduel dengan Luka Modric dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara AC Milan vs Como di Stadion San Siro di Milan, Italia utara, pada 18 Februari 2026. (Foto oleh Piero CRUCIATTI / AFP)
Di usianya yang telah menginjak 40 tahun, peraih Ballon d'Or itu masih menunjukkan performa luar biasa sejak pindah dari Real Madrid ke San Siro. Vieri pun mengecam stigma mengenai usia pemain yang sering menjadi perdebatan di Italia.
“Hanya di Italia saja banyak sekali perbincangan tentang usia pemain,” katanya.
“Dia pernah bermain di Real Madrid tahun lalu, bukan seperti 10 tahun yang lalu. Jika saya adalah Milan, saya akan memperbarui kontraknya. Saya akan memberinya kontrak lima tahun.”
Senada dengan Vieri, Adrien Rabiot yang kini menjadi elemen vital di lini tengah Rossoneri juga mengungkapkan kekagumannya terhadap fisik Modric.
Rabiot mengaku terkejut melihat mobilitas sang maestro yang seolah tidak mengenal lelah meski sudah berkepala empat.
“Kualitasnya sudah kami ketahui,” kata Rabiot.
“Yang mengejutkan saya adalah kemampuannya berlari selama sembilan puluh menit, naik turun, di usia empat puluh tahun. Itu bukan sesuatu yang bisa dianggap remeh, dia memiliki fisik yang luar biasa.”
Ambisi Adrien Rabiot Mengukir Sejarah
Selain membahas rekan setimnya, Adrien Rabiot juga menyoroti peran penting pelatih dalam membangun mentalitas juara di kompetisi Serie A.
Ia merasa filosofi yang diterapkan di dalam tim sangat sejalan dengan ambisi pribadinya untuk mencapai level tertinggi di sepak bola Italia.
“Bersamanya dengan dia ada ambisi untuk berprestasi, memberikan segalanya, berlatih seratus persen, dan memainkan setiap pertandingan seolah-olah itu adalah pertandingan terakhir,” tegas gelandang asal Prancis tersebut.
Mantan pemain Juventus dan PSG ini bertekad untuk meninggalkan warisan yang mendalam bagi publik San Siro.
Baginya, setiap laga adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya layak menjadi bagian dari sejarah besar klub.
“Saya ingin mengukir nama saya dalam sejarah klub ini,” katanya lugas.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang