Real Madrid Pecat Xabi Alonso Usai Dipecundangi Manchester CIty?
Real Madrid kembali menelan hasil pahit. Bermain di Santiago Bernabeu, Los Blancos dipaksa menyerah 1-2 dari Manchester City pada laga Liga Champions, Rabu dini hari WIB.
Kekalahan ini menjadi yang kedua dalam empat hari bagi Madrid di kandang sendiri—dan otomatis membuat tekanan terhadap pelatih Xabi Alonso semakin berat.
Dalam delapan laga terakhir di semua ajang, Madrid hanya mampu memetik dua kemenangan, tiga kali imbang, dan tiga kali kalah.
Situasi itu membuat mereka melorot di LaLiga: dari pemuncak klasemen menjadi tertinggal empat poin dari Barcelona. Di fase liga Liga Champions, peluang Madrid finis di delapan besar juga mulai terancam.
Di tengah performa menurun ini, isu pemecatan Alonso tak terhindarkan. Namun laporan terbaru dari The Athletic menyebutkan bahwa petinggi klub belum menunjukkan tanda-tanda panik. Mereka diklaim tidak menyuarakan kekhawatiran meski Madrid baru saja tumbang dari Man City.
Dengan demikian, Alonso dipastikan tetap memimpin tim saat Madrid bertandang ke markas Alaves akhir pekan ini. Laga itu akan menjadi kesempatan bagi Madrid untuk kembali ke jalur kemenangan.
Los Blancos masih punya tiga pertandingan hingga akhir 2025: melawan Alaves (LaLiga), Talavera de la Reina (Copa del Rey), dan Sevilla (LaLiga).
Namun jika Madrid kembali kehilangan poin dan makin tertinggal dari Barcelona sebelum jeda musim dingin, posisinya bisa berubah drastis.
Waktu jeda yang panjang berpotensi dimanfaatkan manajemen untuk mencari pengganti—jika memang diperlukan. Saat ini Presiden Florentino Perez belum mempertimbangkan itu, tetapi situasi dapat berubah cepat apabila tren negatif berlanjut.