Geger! Transpuan Diduga Rudapaksa Belasan Anak di Lombok Tengah

Ilustrasi pelecehan seksual terhadap anak - Foto Dok Istimewa
Ilustrasi pelecehan seksual terhadap anak - Foto Dok Istimewa

Kepolisian Resor Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pun telah menerima laporannya. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Lombok Tengah, Iptu Lalu Brata Kusnadi melalui pernyataan yang diterima di Mataram, mengatakan laporan tersebut datang dari kepala desa dari salah seorang korban anak laki-laki yang masih berstatus pelajar sekolah menengah pertama (SMP).

"Atas adanya laporan ini kami melakukan penyelidikan. Sementara, baru ada dua korban yang sudah kami minta keterangan," ujar dia.

Dari laporan, jelas dia, terduga pelaku berinisial Z melakukan aksi rudapaksa tersebut di tempat usaha pangkas rambut miliknya di Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah.

Pelapor, Agus Kusuma Hadi, yang merupakan Kepala Desa Selebung, Kecamatan Batukliang, melayangkan laporan usai mendengar cerita dari korban.

Ketika itu, Agus hendak berdialog dengan anak-anak yang putus sekolah. Salah seorang di antaranya mengaku trauma pergi sekolah usai menjadi korban rudapaksa terduga pelaku Z.

"Korban ini mengaku dapat perlakuan tidak senonoh dari terlapor, makanya trauma lanjut sekolah," ujarnya.

Dari komunikasi dengan korban, Agus kembali mendapatkan informasi adanya korban lain yang usianya masih sebayanya.

"Jadi, untuk sementara ini informasi yang beredar menyebutkan jumlah korban mencapai belasan orang," ucap dia.

Lebih lanjut, Brata menegaskan bahwa pihaknya mengambil langkah hukum ini untuk melihat unsur pidana. Jika hal tersebut terpenuhi, kepolisian akan menindak tegas terduga pelaku secara hukum. (Ant)