Antusiasme Tinggi! 10.000 Kursi Tambahan Dibuka untuk Pembukaan SEA Games 2025

Ilustrasi - Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2025 Thailand
Ilustrasi - Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2025 Thailand

 Antusiasme publik terhadap penyelenggaraan SEA Games 2025 semakin terasa. Setelah tiket putaran pertama upacara pembukaan terjual habis dalam waktu singkat, panitia penyelenggara resmi menambah 10.000 kursi ekstra di Zona W Stadion Nasional Rajamangala untuk seremoni pembukaan pada 9 Desember 2025. Informasi ini dilaporkan oleh Nation Thailand.

Dari tambahan kapasitas tersebut, terdapat 1.000 kursi khusus yang disiapkan di titik pendaftaran dekat Lapangan Sepak Bola 1. Kuota ini diprioritaskan untuk warga lanjut usia dan penyandang disabilitas, sebagai bentuk komitmen panitia terhadap aksesibilitas dan kenyamanan semua penonton.

Kursi-kursi tambahan ini diberikan secara gratis dan menggunakan sistem “siapa cepat dia dapat”. Setiap orang yang mendaftar boleh membawa satu pendamping, yang juga harus terdaftar di sistem.

Untuk proses masuk, penonton wajib menunjukkan kode QR serta identitas asli di titik pemeriksaan.

  • Warga Thailand harus membawa kartu identitas nasional asli
  • Warga negara asing perlu menunjukkan paspor asli

SEA Games 2025 Tetap Jalan di Tengah Tantangan Banjir

Pihak panitia SEA Games sebelumnya menegaskan komitmennya untuk tetap menyelenggarakan ajang olahraga terbesar Asia Tenggara itu meski Thailand sempat dilanda banjir besar. Bencana tersebut berdampak pada infrastruktur di Provinsi Songkhla, yang merupakan salah satu tuan rumah bersama.

Akibat kerusakan fasilitas dan keterlambatan kesiapan venue, sebanyak 10 cabang olahraga yang semula dijadwalkan berlangsung di distrik Hat Yai dan Mueang Songkhla, serta satu cabor di Provinsi Chonburi, kini resmi direlokasi ke Bangkok.

Cabang olahraga yang dipindahkan meliputi:

  • Tinju
  • Pencak silat
  • Sepak bola
  • Catur
  • Judo
  • Kabaddi
  • Karate
  • Gulat
  • Petanque
  • Wushu
  • Biliar dan snooker

Total ada 109 medali emas yang diperebutkan dari cabang-cabang tersebut, menjadikan relokasi ini langkah krusial demi kelancaran penyelenggaraan SEA Games edisi ke-33.