Raisa Bawa Kakak serta ART sebagai Saksi dalam Sidang Cerai dengan Hamish Daud

Candid pose Raisa dengan Jungkook BTS
Candid pose Raisa dengan Jungkook BTS

 Dalam proses perceraian dengan Hamish Daud, Raisa membawa kakaknya, Aldi, serta Linda asisten rumah tangga yang bekerja di keluarganya, ke persidangan sebagai saksi untuk menguatkan bukti-bukti cerai yang diajukan. Keduanya diminta memberikan keterangan langsung di hadapan majelis hakim.

Hal yang membuat situasi semakin mengharukan adalah kondisi Raisa yang masih dalam masa berkabung usai kepergian sang ibunda. Meski begitu, ia tetap memilih hadir dan mengikuti proses sidang. Keputusannya ini menarik perhatian, terutama karena Hamish Daud kembali tidak terlihat menghadiri persidangan. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya. 

Raisa dan Hamish Daud

Kuasa hukum Raisa, Putra Lubis, mengakui bahwa ia tidak menduga kliennya akan hadir di tengah suasana duka.

“Sebagaimana imbauan dari majelis untuk menghadirkan prinsipal di tiap jadwal sidang. Tapi konteksnya tentu mempertimbangkan jadwal, kegiatan. Tapi yang kita tahu, kemarin ibunda Raisa meninggal dunia,” ujar Putra di Jak

Ia mengungkapkan bahwa sejak pagi, pihaknya masih belum mendapatkan kepastian apakah Raisa kuat untuk datang. Namun, menjelang sidang dimulai, Putra menerima kabar bahwa Raisa siap hadir secara mendadak.

“Namun, hari ini, dengan kondisi masih berkabung, saya tidak menyangka yang bersangkutan bersedia hadir. Jadi tadi pagi saya beberapa kali komunikasi, sidang tunggu antrean, kami tidak bisa pastikan,” jelasnya.

Setelah Raisa memastikan kesanggupannya, tim kuasa hukum langsung melaporkannya kepada panitera agar pemeriksaan dapat segera dilanjutkan.

“Tapi kemudian karena mendadak prinsipal menyanggupi hadir, akhirnya kami lapir dan disegerakan. Makanya tadi Raisa hadir, dan ya sudah sidangnya dilanjutkan dengan agenda memeriksa prinsipal,” tambah Putra.

Pada sidang kali ini, tim hukum Raisa telah menyiapkan dokumen pembuktian yang diperkuat oleh keterangan saksi.

“Kami diberikan kesempatan untuk pembuktian, kebetulan hari ini kami siap, kami menyajikan bukti tertulis, dan dikuatkan oleh saksi,” ujarnya.

Agenda sidang lebih difokuskan pada pemeriksaan identitas dan kebenaran gugatan, bukan pada detail lain termasuk hak asuh anak.

“Pertanyaannya bukan soal berpisah, hanya soal apakah betul mengajukan gugatan. Kalau apakah berpisah, ya sesuai gugatan, klien kami ingin berpisah,” jelas Putra.

Ia menambahkan bahwa pembahasan mengenai hak asuh anak belum masuk pada tahapan ini.

“Kalau tadi persidangan, kami tidak ada seperti itu… Penggugat mengajukan hak asuh anak itu kepada penggugat,” terangnya.

Sebagai informasi, sidang selanjutnya dijadwalkan pada 15 Desember dengan agenda pembuktian tambahan. Publik kini menunggu perkembangan terbaru dari proses hukum perceraian Raisa-Hamish.