Viral Detik-detik Penjarahan di Sibolga: Kursi hingga Rokok Raib

Penjarahan di Kota Sibolga
Penjarahan di Kota Sibolga

 Indonesia tengah berduka atas bencana alam yang melanda Kota Sibolga, Sumatera Utara. Kondisi warga di Kota Sibolga pun menuai perhatian publik karena masih membutuhkan bantuan yang layak dari pemerintah. 

Namun di samping kondisi kota yang masih porak-poranda, viral di media sosial aksi warga Kota Sibolga yang melakukan aksi penjarahan di beberapa minimarket. Warga sekitar dikabarkan menjarah minimarket dan toko-toko akibat bantuan makanan yang tak kunjung datang. Scroll lebih lanjut yuk!

Dilihat dari unggahan Instagram @rumpi_gosip, nampak sejumlah warga membawa sejumlah barang hasil penjarahan. Bukan hanya membawa makanan, ada beberapa warga yang mengangkut kursi dan boksboks dari dalam toko. 

Warga diduga tidak hanya mengambil bahan makanan untuk kebutuhan sehari-hari, namun juga barang lainnya termasuk rokok. Sebab terlihat salah satu mini market sangat berantakan dan barang dagangannya tak bersisa. Di bagian kasir, di mana biasanya terdapat display rokok, nampak kosong tanpa sisa. 

"Allfamidi Sibuluan 29 November 2025. Setelah peristiwa penjarahan," tulis keterangan video, dikutip Senin 1 Desember 2025.

Pernyataan Kepala BNPB Soal Penjarahan

Video penjarahan di Kota Sibolga ini viral di media sosial sehinggga Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto buka suara terkait hal ini.

"Kemarin sore sempat viral di Kota Sibolga adanya upaya mengambil logistik," ucap Suharyanto dalam konferensi pers, Minggu, 30 November 2025.

Suharyanto mengungkapkan, pihaknya sudah mengecek hal tersebut melalui personil di lapangan. Dia mengatakan para warga tidak melakukan penjarahan, melainkan hanya mengambil makanan saja.

"Itu mereka mengambil bahan makanan, jadi tidak bersifat menjarah, atau merusak, memecahkan kaca dan sebagainya. Tapi dia menjarah bahan makanan," ucap dia.

Kejadian ini, menurut Suharyanto, dilakukan karena masyarakat khawatir dengan pasokan makanan yang kian menipis. 

"Ya mungkin mereka khawatir, takut karena tertutup, dan bahan makanannya terbatas sehingga itu yang dilakukan," jelas Suharyanto. 

Sebelumnya diberitakan, Akses darat menuju Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) masih terputus akibat banjir bandang dan longsor.

Untuk memastikan bantuan tetap sampai ke wilayah yang kini terisolir tersebut, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, terbang langsung menggunakan pesawat Hercules membawa logistik dan obat-obatan, Jumat, 28 November 2025.