Longsor Situkung Banjarnegara Diduga Timbun 280 Hewan Ternak, Kerugian Capai Rp3,68 Miliar

Dampak bencana longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, semakin terungkap.
Selain menelan korban jiwa dan memutus akses warga, longsor yang terjadi pada Minggu (16/11/2025) itu diperkirakan ikut menimbun 280 hewan ternak milik warga.
Pemerintah desa menyebut nilai kerugian akibat longsor di sektor peternakan dan pertanian diperkirakan mencapai Rp3,68 miliar.
280 Hewan Ternak Hilang Tertimbun Longsor
Kepala Desa Pandanarum, Misrod, mengatakan bahwa hewan ternak milik warga yang tertimbun material longsor terdiri dari 30 ekor sapi dan 250 kambing. Total nilai kerugian dari hewan ternak tersebut diperkirakan mencapai Rp640 juta.
“Hewan ternak yang diperkirakan tertimbun longsor meliputi 30 sapi dan 250 kambing senilai Rp640 juta,” ujar Misrod.
Selain peternakan, longsor juga merusak sektor pertanian. Lahan pertanian produktif milik warga tertimbun material tanah dan batu, mencakup sawah padi, kebun cabai, tomat, hingga kapulaga.
Nilai kerugian dari sektor ini ditaksir mencapai Rp 2,999 miliar.
Kerusakan juga terjadi pada saluran irigasi desa yang nilainya sekitar Rp 50 juta.
Jika ditotal, kerugian keseluruhan dari sektor peternakan dan pertanian akibat longsor ini mencapai Rp 3,68 miliar.
Gubernur Jateng Janji Bantu Pemulihan
Menanggapi besarnya dampak ekonomi yang dialami warga Situkung, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan pemerintah provinsi akan segera melakukan penanganan pascabencana secara menyeluruh.
Ia menegaskan bahwa pemulihan warga tidak hanya berfokus pada hunian sementara, tetapi juga pemulihan mata pencaharian, terutama bagi peternak yang kehilangan ternak.
“Bagi mereka yang ternaknya hilang, nanti didata, kami bantu recovery,” ujar Luthfi dalam keterangan tertulis, Senin (17/11/2025).
Luthfi menambahkan bahwa kebutuhan dasar hingga pekerjaan warga harus masuk dalam prioritas penanganan pemprov.
“Ini bukan sekadar tempat tinggal dari kebutuhan sandang, pangan, papan, dan pekerjaan warga harus dipikirkan bersama,” katanya.
Sebagian Artikel Telah Tayang di Kompas.com dengan Judul
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.