Terungkap! Motif Penusukan Brutal di Condet Hanya Karena Cemburu Teman Perempuan
Pemicu cekcok di Condet, Jakarta Timur, yang menwaskan satu orang pria berinisial MNF (19), terkuak. Pelaku berinisial RS (20), ternyata cemburu ke korban berinisial MH (19), terkait hubungan pertemanan MH dengan seorang perempuan.
"Peristiwa bermula dari adanya persoalan pribadi antara korban MH dengan pelaku RS, yang dipicu oleh rasa cemburu terkait hubungan pertemanan antara teman perempuan mereka," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, Selasa, 18 November 2025.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto
Kemudian, korban MH bersama MNF sempat mendatangi kos pelaku untuk menyelesaikan masalah, namun RS tidak berada di tempat. Dalam perjalanan pulang, keduanya bertemu pelaku di sekitar TKP (tempat kejadian perkara). Disanalah, cekcok terjadi dan pelaku yang sudah membawa sangkur langsung menyerang kedua korban.
Pelaku menusuk korban MNF terlebih dahulu sebelum menyerang MH.nDalam kejadian itu, MNF tewas setelah menderita luka tusuk di leher. Sementara rekannya, MH mengalami tiga luka tusuk pada punggung kanan dan kiri, dan kini masih menjalani perawatan intensif di RS (rumah sakit) Polri.
Sejumlah warga di lokasi yang mendengar keributan dan teriakan minta tolong, keluar rumah dan mendapati kedua korban sudah tergeletak bersimbah darah. Warga kemudian berhasil mengamankan pelaku berikut sebilah sangkur yang digunakan untuk menyerang kedunya lalu diserahkan langsung ke Polsek Kramatjati.
Pelaku telah ditahan dan sedang diperiksa intensif. Polisi juga telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi, dan mengamankan seluruh barang bukti.
"Kasus ini akan diproses sesuai ketentuan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 340 KUHP, Pasal 338 KUHP, dan Pasal 351 Ayat (3) KUHP," kata dia.
Sebelumnya diberitakan, warga Condet, Jakarta Timur, dikejutkan insiden berdarah pada Senin malam, 17 November 2025. Dua pria menjadi korban dalam peristiwa ini.
Satu orang tewas bersimbah darah di lokasi, sementara satu lainnya kritis usai mengalami luka tusuk. Kapolsek Kramat Jati, Ajun Komisaris Polisi Pesta Siahaan mengungkapkan, kepolisian menerima laporan warga sekitar pukul 18.30 WIB. Tim gabungan Polsek dan Polres Metro Jakarta Timur langsung meluncur ke lokasi.
“Begitu sampai, kami temukan satu orang sudah tergeletak di jalan,” ujar AKP Pesta.