Plt Bupati Lisdyarita Pastikan ASN Ponorogo Tetap Profesional Setelah OTT Bupati Sugiri
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengonfirmasi bahwa pelayanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama meski Kabupaten Ponorogo tengah menghadapi cobaan dengan kasus hukum yang menjerat Bupati Sugiri Sancoko.
Lisdyarita menegaskan bahwa roda pemerintahan akan tetap berputar, dan ASN harus tetap menjalankan tugas mereka dengan profesionalisme tinggi.
Dalam pernyataannya pada Selasa (11/11/2025), Lisdyarita menyampaikan keprihatinan atas situasi yang menimpa Bupati Sugiri dan berharap masyarakat dapat menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.
"Atas nama pribadi dan jajaran Pemerintah Kabupaten Ponorogo, kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam. Ini merupakan cobaan bagi kita semua, terutama bagi keluarga beliau," ujar Lisdyarita.
Instruksi kepada ASN untuk Tetap Profesional
Lisdyarita, yang kini menjabat sebagai Plt Bupati, menegaskan bahwa dirinya telah mengambil langkah untuk memastikan stabilitas pemerintahan tetap terjaga.
Ia menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Ponorogo agar tetap profesional dalam menjalankan tugas mereka.
"Saya sudah memerintahkan seluruh ASN di lingkungan Pemkab Ponorogo untuk tetap bekerja profesional dan tidak terganggu dengan dinamika yang ada. Pelayanan di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa harus berjalan optimal. Kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas utama kita," tegasnya.
Mengajak Masyarakat untuk Menjaga Kondusivitas
Lisdyarita juga mengajak seluruh masyarakat Ponorogo untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum dapat dipertanggungjawabkan.
Ia menilai pentingnya menjaga kondusivitas daerah agar pembangunan tetap berlanjut.
"Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, media, dan seluruh warga, untuk bersatu, menjaga situasi tetap kondusif, dan tidak terpengaruh oleh kabar yang tidak jelas sumbernya," tambah Lisdyarita.
Soliditas untuk Mewujudkan Ponorogo yang Lebih Maju
Di akhir pernyataannya, Lisdyarita menekankan pentingnya kebersamaan dan semangat kolektif dalam melanjutkan pembangunan Ponorogo.
Ia berharap agar seluruh elemen masyarakat dapat bersatu untuk mewujudkan Ponorogo yang lebih maju dan hebat.
"Tugas kita membangun Ponorogo tidak boleh berhenti di saat seperti ini. Mari kita tetap solid, bersatu padu, dan semangat mewujudkan Ponorogo yang lebih maju dan hebat. Mohon doa serta dukungan masyarakat agar saya dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya," pungkasnya.
Penyegelan Ruang Kerja Bupati dan Sekda Ponorogo oleh KPK
Sebagai bagian dari operasi tangkap tangan (OTT), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel ruang kerja Sekda Ponorogo Agus Pramono dan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko di Gedung Graha Krida Praja, yang terletak di Jalan Alun-Alun Utara, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Ponorogo.
Penyegelan ini dilakukan setelah Bupati Sugiri dan Sekda Agus Pramono terseret dalam kasus suap dan gratifikasi yang ditangani oleh KPK.
Pada 8 November 2025, tim KPK menyegel ruang kerja Sekda Agus Pramono dan ruang rapat Wengker 2.
Sementara itu, ruang kerja Bupati Sugiri Sancoko disegel pada tanggal 7 November 2025.
Selain itu, aktivitas renovasi di ruang kerja Bupati Sugiri juga dihentikan, dan sejumlah alat pertukangan dikeluarkan dari ruangan.
Kasus Suap dan Gratifikasi yang Menjerat Pejabat Ponorogo
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Sekda Agus Pramono, Direktur RSUD dr. Harjono, dr. Yunus Mahatma, dan rekanan RSUD, Sucipto, semuanya ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 8 November 2025.
Mereka diduga terlibat dalam kasus suap dan gratifikasi yang berkaitan dengan proyek-proyek di Kabupaten Ponorogo.
KPK menyebutkan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (7/11/2025), yang kemudian membawa empat orang tersebut ke dalam penahanan dan status tersangka.
Sebagian artikel telah tayang di Kompas.com dengan judul: , dan Surya.co.id dengan judul: Ruang Kerja Sekda Agus Pramono dan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Disegel KPK, Renovasi Dihentikan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.