Black Coffee Diprediksi akan Jadi Tren Kopi Tahun 2026
Black Coffee alias kopi hitam tanpa gula diprediksi akan menjadi tren kopi pada tahun 2026.
Head Roaster di Koro Roaster Imamal Hakim mengatakan pergeseran tren kopi ini didorong karena sebagian besar masyarakat khususnya penikmat kopi sudah mulai peduli dengan kesehatan.
"Tren kopi tetap bakal naik, tidak bisa melihat ujungnya akan seperti apa, cuma bakal lebih ke black coffee. Karena, sepertinya kopi susu sudah mulai boring (membosankan)," kata Imam saat Kompas.com temui di acara Jakarta Coffee Week 2025, Indonesia Convention Exhibition BSD, pada Minggu (2/11/2025).
Imam melanjutkan, tren kopi dengan campuran seperti kopi susu gula aren sejenisnya memang akan tetap ada. Namun, menurutnya, porsi peminatnya akan berkurang dari biasanya.
"Orang sudah mulai peduli dengan kesehatan, apalagi ditambah sekarang seperti tren olahraga tinggi banget," ujar Imam.
Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat, kata Imam, berkesinambungan dengan jenis kopi yang dikonsumsi.
Kondisi ini, katanya, seperti kembali ke masa pandemi saat masyarakat lebih banyak mengonsumsi air mineral, dan kopi tanpa gula.
Ilustrasi minum kopi hitam. Apa saja efek sampingnya?
Menurut Imam, popularitas kopi yang menyentuh hampir semua generasi saat ini didukung dari berbagai aspek, seperti: gaya hidup, media sosial, serta lingkungan.
"Tiap orang porsi (untuk mengenal kopi) berbeda-beda, ada yang mulainya dari media sosial dulu, ada yang dari lingkunganya dulu," katanya Imam.
Apa manfaat mengonsumsi kopi hitam tanpa gula?
Dikutip dari Kompas.com (8/8/2024), berikut beberapa manfaat minumn kopi hitam tanpa bahan tambahan, termasuk gula dan susu:
1. Menurunkan berat badan
Kopi hitam bisa menjadi membantu menurunkan berat badan. Sebab, minuman pahit ini mengandung asam klorogenat yang membantu memperlambat produksi glukosa dalam tubuh.
Kafein yang terkandung di dalamnya juga membantu merangsang aktivitas metabolisme dan energi, sehingga pembakaran kalori menjadi lebih cepat.
Selain itu, kafein juga bisa menekan rasa lapar. Apabila diimbangi gaya hidup sehat lainnya, kombinasi zat-zat di atas bisa membantu menjaga berat badan para peminum kopi hitam.
2. Memperbaiki suasana hati
Kopi hitam dapat merangsang sistem saraf, yang bisa meningkatkan pelepasan dopamin dan norepinefrin, yang disebut zat kimia bahagia dan bisa membuat seseorang merasa gembira dan berpikir positif.
Kafein dalam kopi hitam juga meningkatkan rangsangan di otak, memperbaiki suasana hati, dan memfasilitasi lingkungan yang lebih produktif dengan meningkatkan keterampilan kognitif.
Kopi hitam
3. Mengurangi stres
Kopi hitam memiliki efek antidepresan yang berasal dari kemampuannya untuk meningkatkan jumlah serotonin dan dopamin di otak, sehingga menangkal stres, mengurangi gejala depresi seperti sedih atau murung berlebihan.
Selain itu, kopi mengandung asam klorogenat, asam ferulat, dan asam kafeat. Asam-asam ini membantu mengurangi peradangan sel-sel saraf yang terjadi dalam otak penderita depresi dan meredakan ketidaknyamanan dan tekanan yang terkait.
4. Meningkatkan daya ingat
Kopi hitam dikenal dengan manfaatnya untuk meningkatkan daya ingat. Seiring bertambahnya usia, kemampuan kognitif atau berpikir manusia secara bertahap akan menurun.
Dampaknya, seseorang mungkin terkena penyakit yang berhubungan dengan daya ingat seperti alzheimer, demensia, dan penyakit parkinson.
Minum kopi hitam secara teratur dapat membantu menurunkan risiko tersebut dengan menjaga saraf tetap aktif, sehingga fungsi otak bisa meningkat.
5. Menjaga kesehatan jantung dan hati
Meskipun ada anggapan bahwa kafein dapat meningkatkan tekanan darah, efek ini cenderung hilang seiring waktu atau orang yang terbiasa minum kopi hitam tanpa gula.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi kopi hitam secara teratur dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan stroke.
Kopi hitam juga bermanfaat untuk kesehatan hati. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kopi dapat membantu mengurangi risiko penyakit hati, termasuk kanker hati, sirosis, dan penyakit hati berlemak.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.