Korban Ledakan SMAN 72 Dapat Pendampingan Trauma Healing dari Kemensos

Kementerian Sosial (Kemensos) akan memberikan pendampingan rehabilitasi sosial bagi para korban ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta.
Menurut Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, salah satu bentuk pendampingan rehabilitasi sosial ini berupa trauma healing atau penyembuhan trauma.
"Kami dengan pendamping di sini yang akan menindaklanjuti, melakukan asesmen yang memberikan dukungan yang diperlukan," ujar Gus Ipul saat menyambangi 15 korban ledakan SMAN 72 Jakarta yang dirawat di Rumah Sakit Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (8/11/2025), dikutip dari Kompas.com.
Gus Ipul menambahkan, lama waktu rehabilitasi sosial akan ditentukan oleh hasil asesmen dari para pendamping.
Rehabilitasi ini juga tidak hanya menyasar para korban langsung, melainkan juga keluarga korban ledakan di SMAN 72.
"Orangtuanya akan kita ajak dialog, kemudian siswa-siswanya juga akan kita ajak bicara kebutuhan apa yang paling mendesak dan yang paling dibutuhkan," tutur Gus Ipul.
Pastikan Biaya Pengobatan Korban di Rumah Sakit Gratis
Selain itu, Gus Ipul memastikan para korban ledakan akan dirawat di rumah sakit tanpa dipungut biaya, alias gratis.
"Pasti gratis, tapi nanti siapa yang membayar, nanti kita diskusikan," imbuhnya.
Lanjut dia, pembayaran biaya perawatan nanti akan dikoordinasikan dengan Pemprov DKI Jakarta yang juga sudah menyanggupi pembiayaan korban ledakan SMAN 72.
29 Korban Ledakan SMAN 72 Masih Dirawat
Kapolri Jenderal (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, dari total 96 korban luka, masih ada 29 korban yang mendapat perawatan di rumah sakit berbeda.
"Sehingga total yang masih dirawat ada kurang lebih 29 dari 96," kata Sigit, usai menjenguk para korban di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Sabtu (8/11/2025).
Sigit merincikan bahwa sebanyak 14 korban dirawat di RS Islam Cempaka Putih, 14 korban di RS Yarsi, dan satu korban di RS Pertamina Jaya.
"Dari jumlah awal 96 pasca kejadian, saat ini yang masih dirawat di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih ada kurang lebih 14, kemudian di Yarsi ada 14, dan satu lagi di Pertamina Jaya," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "" dan "Kapolri: 29 Korban Ledakan SMAN 72 Masih Dirawat di Rumah Sakit"
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.