Saran Menko Yusril ke Ulama: Jangan Bicara Neraka Jahanam Terus, Bicarakan Masalah Judi Online

Menkum HAM Imipas, Yusril Ihza Mahendra
Menkum HAM Imipas, Yusril Ihza Mahendra

 Menko Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, mengajak para ulama atau tokoh agama turut serta bahu-membahu untuk memberantas judi online (judol).

Menurut Yusril, alangkah baiknya, bahaya judol disampaikan oleh para pemuka agama melalui syiar keagamaan seperti khotbah salat Jumat. Ia berharap para Khotib atau penceramah tak melulu berbicara mengenai surga dan neraka tapi mulai menyentuh masalah yang nyata di masyarakat seperti judol dan narkoba.

"Yang dibicarakan masalah neraka jahanam terus-terusan tapi lupa membahas masalah yang real dihadapi oleh masyarakat kita ini terkait dengan masalah judi online, masalah narkoba, masalah real yang dihadapi jangan kita bicara akhirat surga neraka terus," kata dia di Kantor PPATK pada Selasa, 4 November 2025.

Menkum HAM Imipas, Yusril Ihza Mahendra

Dalam kesempatan itu, Yusril juga menambahkan angka peredaran uang dalam praktik judi online sudah begitu besar bahkan lebih besar dari korupsi. Maka dari itu, diperlukan adanya sinergi antar berbagai pihak untuk memberantas judi online.

"Harus menjadi perhatian kita bersama persoalan korupsi, persoalan judi online dan persoalan narkoba memang harus kita ambil satu langkah-langkah yang tegas dan sistematik, tanpa pandang bulu," ujar dia.

Dalam pidato Presiden Prabowo Subianto, Yusril menyebut kerugian negara yang ditimbulkan akibat judi online mencapai belasan triliun rupiah. Angka itu begitu besar dan merugikan negara.

"Negara dirugikan setiap tahunnya akibat judi online, di dalam negeri juga sekian banyak, uang yang beredar terkait dengan judi online ini yang merugikan kepentingan bangsa dan negara kita," tandsanya.