Cerita Subhan Perintahkan Sopir Truk Trailer Melompat Saat KA Harina Akan Melintas
Kecelakaan antara kereta api dan truk trailer tanpa muatan terjadi di perlintasan sebidang Kaligawe, Jalan Kaligawe Raya, Kecamatan Genuk, Semarang, Selasa (21/10/2025) sore.
Peristiwa ini bermula ketika truk trailer tanpa muatan melintas dari timur ke barat dan terjebak di tengah rel. Di saat bersamaan, kereta api Harina melaju dari arah barat menuju timur.
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu, namun arus lalu lintas di kawasan tersebut sempat lumpuh total.
Relawan Semarang, Marsudi, mengatakan sopir truk berhasil menyelamatkan diri sebelum tabrakan terjadi.
"Kecelakaan ini tidak ada korban jiwa, sopir sempat loncat dari kabin," jelas Marsudi kepada Tribun.
Subhan Sempat Perintahkan Sopir Trailer Melompat
Aksi penyelamatan sopir truk ternyata berkat keberanian Subhan, warga yang melintas di lokasi kejadian sore itu.
Subhan menuturkan, ia melihat truk trailer bernomor polisi L9389UM hendak menyeberang dari barat ke timur menuju Jalan Raya Kaligawe. Namun, ketika palang pintu tertutup, truk tidak bisa bergerak karena jalan di depannya padat.
"Waktu kejadian sekitar pukul 16.30 WIB, cuaca hujan deras, sopir mau maju sudah tidak ada ruang karena di lokasi kejadian macet parah, bukan karena selip ban," paparnya kepada Tribunjateng.com, Selasa (21/10/2025).
Truk sepanjang sekitar 15 meter itu akhirnya terjebak di tengah rel. Saat itu, suara klakson keras dari KA Harina terdengar berkali-kali sebagai tanda peringatan.
Melihat situasi genting, Subhan yang semula mengarahkan supir untuk memperbaiki posisi truknya langsung meminta sopir truk untuk turun dari kabin.
"Saya membantu sopir untuk dapat ruang dengan cara mengarahkan bodi truk ke arah kiri tapi tetap tidak cukup akhirnya saya suruh sopir turun," bebernya.
Subhan yang sehari-hari bekerja sebagai petugas penyapu jalan mengaku sudah terbiasa melintas di jalur tersebut setiap sore untuk menjemput istrinya.
"Tiap sore di sini macet tapi ketika kejadian tadi memang macet parah, saya sampai bantu turun ke jalan untuk mengatur lalu lintas," ujarnya.
Sayangnya, karena insiden ini, motor Supra miliknya dengan pelat H5905TD ikut ringsek akibat tertabrak bodi truk yang terseret kereta.
"Motor itu harga Rp3,5 juta, motor yang saya gunakan setiap hari untuk bekerja," ujarnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan, motor milik Subhan terjepit antara bodi truk dan trotoar jalan, sementara truk trailer mengalami kerusakan parah dengan roda belakang terlepas.
Penjelasan PT KAI Daop 4 Semarang
KAI Daop 4 Semarang memastikan bahwa masinis KA Harina telah mengikuti prosedur keselamatan sebelum kecelakaan.
“Masinis telah membunyikan klakson berkali-kali sesuai prosedur sebelum melintas di perlintasan. Namun, kejadian tidak dapat dihindari karena truk masih berada di atas rel,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo.
Kecelakaan melibatkan KA No. 100 Harina relasi Bandung–Surabaya Pasarturi. Akibat benturan, lokomotif dan kereta pembangkit mengalami kerusakan.
"Tidak ada korban jiwa maupun luka di pihak penumpang," jelas Franoto.
Franoto menambahkan, KAI menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan yang disebabkan insiden ini.
"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas terganggunya perjalanan dan keterlambatan yang terjadi akibat peristiwa ini," katanya.
Pihak KAI Daop 4 segera menurunkan tim tanggap darurat untuk melakukan evakuasi dan normalisasi jalur agar operasional kereta kembali lancar.
Usai evakuasi, rangkaian KA Harina ditarik menuju Stasiun Semarang Tawang sekitar pukul 18.10 WIB. Jalur kereta sempat terhenti sekitar 1,5 jam, sementara lalu lintas Jalan Kaligawe kembali normal setelah truk dievakuasi sekitar pukul 19.00 WIB.
"Dilakukan proses penggantian lokomotif dan kereta pembangkit agar perjalanan KA Harina kembali normal," kata Franoto.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada rilis resmi mengenai kronologi dan penyebab kecelakaan dari pihak KAI maupun kepolisian setempat.
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul "Saya Suruh Sopir Turun": Kisah Subhan, Tukang Sapu yang Selamatkan Nyawa Saat KA Harina Hantam Truk.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.