Malangnya Facundo Garces, Dicoret Alaves Karena Skandal Naturalisasi Malaysia
Nasib sial menimpa Facundo Garces, bek tangguh asal Argentina yang kini harus menepi dari lapangan hijau akibat terseret skandal naturalisasi bersama Timnas Malaysia.
Kasus ini membuat klubnya, Deportivo Alaves, resmi mencoret nama sang pemain dari daftar skuad musim ini setelah FIFA menjatuhkan hukuman larangan bermain selama 12 bulan.
FIFA secara resmi menjatuhkan sanksi kepada tujuh pemain Timnas Malaysia yang diduga menggunakan dokumen palsu dalam proses naturalisasi.
Dalam laporan investigasi, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) diketahui memalsukan data keturunan tujuh pemain tersebut dengan klaim bahwa kakek atau nenek mereka lahir di Malaysia.
Namun, hasil penyelidikan FIFA menyatakan bahwa klaim tersebut tidak terbukti.
Akibat pelanggaran tersebut, FAM dikenai denda sebesar 350 ribu franc Swiss (sekitar Rp7,3 miliar).
masing pemain termasuk Facundo Garces mendapat sanksi larangan bermain selama 12 bulan dan denda tambahan 2.000 franc Swiss (sekitar Rp41 juta).
Facundo Garces Dicoret Deportivo Alaves
Dampak dari skandal naturalisasi itu langsung terasa bagi Facundo Garces. Klubnya, Deportivo Alaves, mengambil langkah tegas dengan mencoret namanya dari daftar pemain resmi musim ini.
Bek berusia 26 tahun itu sejatinya tampil impresif di awal musim LaLiga Spanyol 2025-2026.
Ia menjadi starter dalam enam laga beruntun dan sempat disebut sebagai salah satu pilar utama lini belakang Alaves. Namun, sanksi FIFA membuat perjalanan kariernya terhenti seketika.
Dikutip dari situs resmi klub, Facundo Garces sudah tidak lagi tercantum dalam daftar skuad utama Alaves. Foto dan profilnya pun dihapus dari laman resmi tim.
Pelatih Alaves, Eduardo Coudet, sebelumnya berharap masalah ini dapat segera diselesaikan agar Garces bisa kembali bermain.
Pemain naturalisasi Timnas Malaysia, Hector Hevel (nomor 13), merayakan gol bersama rekan-rekannya pada laga Kualifikasi Piala Asia 2027 kontra Nepal di Stadion Sultan Ibrahim di Johor pada 25 Maret 2025.
Namun hingga kini, belum ada tanda-tanda perubahan status sang pemain sejak sanksi dijatuhkan pada 26 September lalu.
Karier Anjlok Akibat Skandal Naturalisasi
Sebelum terkena hukuman, Facundo Garces menjadi salah satu rekrutan penting Deportivo Alaves pada bursa transfer musim dingin 2025 setelah dibeli dari klub Argentina, Colon.
Ia mencatatkan 10 penampilan di paruh kedua musim 2024-2025 dan tampil penuh konsistensi di awal musim berikutnya.
Namun, imbas dari skandal naturalisasi membuat harga pasarnya anjlok drastis. Berdasarkan data Transfermarkt per 2 Oktober 2025, nilai Garces kini hanya sekitar 1 juta euro (Rp17,38 miliar) — turun tajam dari Rp34,76 miliar pada awal September.
Penurunan tajam ini dikaitkan langsung dengan keterlibatannya dalam dugaan pemalsuan dokumen asal-usul keluarga yang digunakan untuk memperkuat Timnas Malaysia.
Dalam laporan FIFA, disebutkan bahwa Garces sebelumnya mengklaim memiliki kakek yang lahir di Penang, Malaysia.
Namun hasil verifikasi menunjukkan sang kakek ternyata berasal dari Villa María Selva, Santa de la Cruz, Argentina.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.