TNI Minta Warga Natuna Tidak Keluar Rumah pada 22 Oktober

Ilustrasi Latihan Tempur Alutsista TNI AD Batalyon Infantri 303
Ilustrasi Latihan Tempur Alutsista TNI AD Batalyon Infantri 303

Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengimbau warga Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, agar tidak beraktivitas di luar ruangan pada 22-24 Oktober 2025. 

Imbauan tersebut menyusul kegiatan Batalyon Komposit Gardapati (Yonkomposit/1GP)  yang akan melaksanakan latihan menembak menggunakan peluru daya letak tinggi di sejumlah titik wilayah.

Komandan Yonkomposit 1/GP Letkol Infanteri Muchamad Ricky Prawiratama mengatakan latihan akan berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga 16.00 WIB. Beberapa lokasi latihan mencakup Desa Air Lengit, Desa Sebadai Ulu, Kelarik, Batubi, dan Teluk Buton.

Menurut Letkol Muchamad Ricky, latihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan dan kesiapan personel TNI dalam menjaga wilayah perbatasan, khususnya di kawasan Natuna yang memiliki posisi strategis.

"Kegiatan Latihan menembak senjata berat ini, merupakan program latihan satuan, yang bertujuan untuk memelihara kemampuan satuan serta prajurit," kata Letkol Muchamad Ricky, Minggu, 19 Oktober 2025.

Ia juga mengimbau agar kelompok rentan seperti lanjut usia, ibu hamil, pasien dengan kondisi medis khusus, bayi, dan anak-anak di wilayah itu, untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman selama latihan berlangsung demi meminimalisir risiko yang dapat membahayakan keselamatan.

Pihak Yonkomposit 1/GP berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan latihan militer berlangsung demi mendukung tugas pokok dan fungsi TNI di wilayah perbatasan. Ia berharap latihan berjalan dengan lancar.

"Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi himbauan ini demi keamanan bersama. Atas perhatian dan kerja sama warga Natuna, kami ucapkan terima kasih," ujar Letkol Muchamad Ricky.