Tak Perlu Panik! Pertamina Minta Warga Jangan Boros Beli BBM Jelang Lebaran

Tangki BBM di SPBU Pertamina Rest Area KM 57A Cikampek
Tangki BBM di SPBU Pertamina Rest Area KM 57A Cikampek

 Perang yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran semakin memicu gejolak di pasar energi global. Konflik yang berlangsung di Timur Tengah ini tidak hanya menjadi isu keamanan dunia, tetapi juga berdampak nyata pada pasokan minyak, harga bahan bakar, dan perilaku konsumen di banyak negara, termasuk Indonesia.

Keadaan SPBU Pertamina Rest Area KM 57A Cikampek Jelang Mudik Lebaran

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, pemerintah dan pihak berwenang di Indonesia menegaskan stok BBM masih aman, bahkan dalam situasi paling menegangkan sekalipun. Pernyataan ini dimaksudkan untuk mencegah kepanikan masyarakat yang dapat memperburuk situasi di SPBU.

PT Pertamina Patra Niaga kembali mengimbau masyarakat untuk tidak membeli bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan atau melakukan panic buying. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama perusahaan saat melakukan kunjungan ke salah satu SPBU di Rest Area Km 57, Cikampek, Jawa Barat..

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra mengatakan bahwa persediaan BBM nasional telah disiapkan jauh hari sebelumnya dan dalam kondisi aman. Menurutnya, pembelian berlebihan oleh masyarakat justru akan menimbulkan efek negatif yang tidak perlu, terutama di masa mendekati Ramadan dan Idulfitri seperti sekaran.

"Terkait panic buying ini, kita minta kepada masyarakat agar tidak panic buying, Kalau panic buying ini nanti malah menimbulkan efek yang kurang baik," kata Mars Ega Legowo Putra, dikutip VIVA Senin, 16 Maret 2026.

Fenomena panic buying dianggap dapat memicu antrean panjang di SPBU dan mengganggu distribusi BBM, padahal sebenarnya stok BBM di sejumlah wilayah juga sudah dipastikan aman.

Misalnya di beberapa wilayah Jawa Timur, aparat setempat memastikan persediaan BBM masih mencukupi, sehingga masyarakat diminta membeli BBM sesuai kebutuhan saja. Langkah ini dilakukan untuk menghindari keresahan serta menjaga stabilitas distribusi dan distribusi energi di tingkat lokal.

Imbauan ini muncul di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap isu pasokan energi global, termasuk dampak konflik internasional yang sempat memicu kekhawatiran soal ketersediaan BBM.

SPBU Pertamina Rest Area KM 57A Cikampek

SPBU Pertamina Rest Area KM 57A Cikampek

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, baik pemerintah pusat maupun Pertamina menekankan bahwa pasokan energi didistribusikan secara terencana dan terkendali, sehingga anjuran membeli BBM secara normal dapat diikuti masyarakat tanpa perlu khawatir.

Dengan adanya imbauan dari Pertamina Patra Niaga dan dukungan pernyataan pemerintah, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan, tanpa melakukan pembelian berlebihan yang justru bisa menimbulkan masalah distribusi dan antrean panjang.