Top 10+ Daerah Berpotensi Dilanda Cuaca Panas Ekstrem hingga 38,2°C, BMKG Sarankan Tak Keluar Rumah Siang Hari

BMKG, cuaca panas BMKG, cuaca panas ekstrem, Cuaca panas, suhu panas, 10 Daerah Berpotensi Dilanda Cuaca Panas Ekstrem hingga 38,2°C, BMKG Sarankan Tak Keluar Rumah Siang Hari, BMKG: Hindari Aktivitas di Luar Pukul 10.00–16.00 WIB, Daerah yang Alami Panas Ekstrem hingga 38,2 Derajat Celcius, Penyebab Cuaca Panas Ekstrem di Indonesia, Langkah Pencegahan dari BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai cuaca panas ekstrem yang melanda sejumlah wilayah Indonesia.

Dalam pengamatannya, suhu udara siang hari di beberapa daerah tercatat mencapai 38,2 derajat Celcius, level yang dinilai berisiko terhadap kesehatan.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa fenomena panas ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir Oktober atau awal November 2025.

Oleh karena itu, masyarakat diminta menghindari aktivitas di luar ruangan pada jam-jam paling terik.

“BMKG mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan, terutama bagi lansia dan anak-anak,” ujar Guswanto, dikutip dari Kompas.com, Kamis (16/10/2025).

BMKG: Hindari Aktivitas di Luar Pukul 10.00–16.00 WIB

Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menyebut waktu antara pukul 10.00 hingga 16.00 WIB sebagai periode paling berbahaya untuk terpapar sinar Matahari.

Pada jam tersebut, intensitas radiasi ultraviolet (UV) berada di level tinggi hingga ekstrem dan bisa menimbulkan gangguan kesehatan jika paparan terjadi dalam waktu lama.

“Paparan sinar Matahari langsung pada indeks UV tinggi dapat menyebabkan iritasi kulit dan mata dalam hitungan menit. Karena itu, masyarakat perlu melindungi diri saat beraktivitas di luar ruangan,” kata Andri.

BMKG juga mencatat, suhu maksimum di beberapa wilayah Indonesia dalam sepekan terakhir menembus 38 derajat Celcius, memicu potensi heatstroke atau kelelahan akibat panas berlebih.

Untuk itu, masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah disarankan mengenakan pelindung diri seperti topi, payung, kacamata hitam, dan tabir surya, serta memperbanyak konsumsi air putih agar terhindar dari dehidrasi.

Daerah yang Alami Panas Ekstrem hingga 38,2 Derajat Celcius

BMKG mencatat beberapa daerah di Indonesia mengalami suhu siang hari yang sangat tinggi.

Berikut daftar wilayah yang berpotensi dilanda cuaca panas ekstrem dalam beberapa hari ke depan:

  • Karanganyar, Jawa Tengah: 38,2°C
  • Majalengka, Jawa Barat: 37,6°C
  • Boven Digoel, Papua: 37,3°C
  • Surabaya, Jawa Timur: 37°C
  • Banten: 35,2°C
  • Kemayoran (Jakarta): 34,2°C
  • Halim Perdanakusuma: 34–34,9°C
  • Curug (Tangerang): 33,5–34,6°C
  • Tanjung Priok (Jakarta Utara): 32,8–34,4°C
  • Wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat: 33,6–34°C

wilayah tersebut diminta tidak beraktivitas di luar ruangan pada siang hari, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.

BMKG, cuaca panas BMKG, cuaca panas ekstrem, Cuaca panas, suhu panas, 10 Daerah Berpotensi Dilanda Cuaca Panas Ekstrem hingga 38,2°C, BMKG Sarankan Tak Keluar Rumah Siang Hari, BMKG: Hindari Aktivitas di Luar Pukul 10.00–16.00 WIB, Daerah yang Alami Panas Ekstrem hingga 38,2 Derajat Celcius, Penyebab Cuaca Panas Ekstrem di Indonesia, Langkah Pencegahan dari BMKG

Cuaca panas. BMKG Imbau Tidak Keluar Pukul 10.00-16.00 WIB Khususnya untuk Wilayah Ini

Penyebab Cuaca Panas Ekstrem di Indonesia

Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Ida Pramuwardani, menjelaskan bahwa kondisi panas ekstrem ini disebabkan oleh minimnya tutupan awan yang membuat radiasi sinar Matahari langsung mencapai permukaan Bumi tanpa hambatan.

“Gerak semu Matahari yang pada bulan Oktober sudah berada sedikit di selatan ekuator, membuat wilayah Jakarta menerima penyinaran Matahari yang lebih intens pada siang hari,” jelas Ida, Rabu (15/10/2025).

Selain itu, pengaruh monsoon Australia juga memperkuat potensi panas.

Angin dari wilayah gurun Australia membawa udara kering dan panas, menyebabkan suhu meningkat di sebagian besar wilayah Indonesia bagian barat dan selatan.

Kondisi ini diperparah dengan fase peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, yang ditandai oleh cuaca cerah di siang hari dan potensi hujan lokal pada sore hingga malam.

Langkah Pencegahan dari BMKG

Agar masyarakat terhindar dari dampak panas ekstrem, BMKG memberikan beberapa rekomendasi praktis yang bisa dilakukan sehari-hari:

  • Hindari keluar rumah antara pukul 10.00–16.00 WIB, kecuali mendesak.
  • Gunakan pelindung tubuh, seperti topi, payung, atau pakaian berlengan panjang.
  • Oleskan tabir surya (SPF minimal 30) setiap beberapa jam sekali.
  • Perbanyak minum air putih, meskipun tidak merasa haus.
  • Kurangi aktivitas fisik berat di bawah sinar Matahari.
  • Segera berteduh atau beristirahat bila merasa pusing, mual, atau kelelahan.

Cuaca panas ekstrem di Indonesia tengah mencapai puncaknya, dengan suhu di beberapa daerah menyentuh 38,2 derajat Celcius.

BMKG menilai situasi ini berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan serius, terutama bila masyarakat beraktivitas di luar ruangan saat intensitas sinar UV paling tinggi antara pukul 10.00 hingga 16.00 WIB.

Untuk itu, warga di wilayah terdampak diminta membatasi aktivitas luar ruangan, melindungi diri dari paparan Matahari langsung, dan menjaga asupan cairan tubuh agar terhindar dari risiko heatstroke.

Sebagian artikel ini telah tayang di KOMPAS.com dengan judul .

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.