Misteri Tewasnya Pengantin Baru Saat Bulan Madu di Alahan Panjang, Penyebab Masih Diselidiki

Solok, pengantin baru ditemukan tewas, pengantin baru tewas di Alahan Panjang, kronologi pengantin baru tewas di Alahan Panjang, Alahan Panjang, pengantin baru tewas saat bulan madu, Misteri Tewasnya Pengantin Baru Saat Bulan Madu di Alahan Panjang, Penyebab Masih Diselidiki

Suasana bulan madu yang romantis di sebuah penginapan kawasan wisata Alahan Panjang, Kabupaten Solok, berubah menjadi tragedi.

Pengalaman sepasang pengantin baru yang datang untuk menikmati masa bulan madu justru berakhir dengan kematian yang menyimpan misteri.

Sang istri ditemukan tak bernyawa, sementara suaminya tergeletak lemah dan tak sadarkan diri di kamar mandi.

Misteri Tewasnya Pengantin Baru di Alahan Panjang

Suasana tenang di kawasan wisata Lakeside Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, mendadak mencekam pada Rabu pagi (8/10/2025).

Warga Jorong Galagah, Nagari Alahan Panjang, digegerkan oleh penemuan sepasang tamu di salah satu kamar penginapan yang diketahui baru menikah dan tengah berbulan madu.

Ketika pintu kamar didobrak petugas bersama pengelola, sang istri ditemukan di dalam kamar telah terbujur kaku. Sementara suami ditemukan dalam kondisi lemas dan tak sadarkan diri.

Kapolsek Lembah Gumanti, AKP Barata, membenarkan peristiwa tersebut dan langsung turun ke lokasi untuk penyelidikan.

“Benar, pada hari Rabu tanggal 8 Oktober 2025 sekitar pukul 07.30 WIB, kami menerima laporan dari pihak penginapan tentang dua orang tamu yang ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri di kamar," kata AKP Barata, Jumat (10/10/2025).

"Setelah dilakukan pemeriksaan, satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia," lanjutnya.

Kronologi: Check-in Siang Hari,Ditemukan Tewas Keesokan Hari

Menurut keterangan pihak penginapan, pasangan tersebut diketahui datang dan check-in sekitar pukul 13.25 WIB, Selasa (8/10/2025).

Keduanya yang bernama Gilang Kurniawan dan Cindy Desta Nanda tiba bersama dan langsung menuju kamar sekitar pukul 13.30 WIB.

Menjelang malam, sekitar pukul 18.30 WIB, korban perempuan sempat memesan makanan dari resepsionis.

Menu yang dipesan antara lain sup iga, mie kuah pedas, air mineral besar, risol mayo, dan kentang goreng.

“Pesanan itu diantarkan ke kamar mereka oleh salah seorang karyawan penginapan bernama Cecep,” ujar Barata.

Keesokan paginya, sekitar pukul 07.15 WIB, salah satu karyawan berniat mengantarkan sarapan ke kamar pasangan tersebut.

Ketika dipanggil dari luar, terdengar suara laki-laki yang menjawab sedang mandi.

Namun setelah beberapa menit tak ada respon lanjutan, petugas kembali mengetuk pintu tanpa jawaban.

Karena curiga, pihak penginapan akhirnya membuka paksa kamar sekitar pukul 07.30 WIB.

Saat itulah mereka mendapati pemandangan mengerikan — kedua tamu tergeletak di kamar mandi.

“Saksi Jajang, salah satu karyawan penginapan, melihat korban laki-laki tergeletak di lantai kamar mandi tanpa sadar, sementara korban perempuan juga ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di belakang pintu kamar mandi,” jelas Barata.

Korban Wanita Tewas, Pria Dirujuk ke RSUD Arosuka

Pihak penginapan langsung berupaya menolong dengan memberikan oksigen portabel sebelum membawa keduanya ke Puskesmas Alahan Panjang.

“Setelah tiba di Puskesmas, korban perempuan atas nama Cindy Desta Nanda dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 08.35 WIB," katanya.

Sementara Gilang Kurniawan, korban laki-laki, masih hidup namun dalam keadaan tak sadar dan kemudian dirujuk ke RSUD Arosuka untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Polisi Dalami Penyebab dan Amankan Barang Bukti

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.

Sejumlah barang bukti telah diamankan dari lokasi penginapan, sementara hasil pemeriksaan medis akan menjadi dasar penyelidikan berikutnya.

“Dugaan sementara, keduanya mengalami sesak napas, namun hal ini masih akan didalami,” pungkas Barata.

Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com dengan judul "Bulan Madu Berakhir Tragis, Pasutri Terbujur di Penginapan Lakeside Solok: Sang Istri Meregang Nyawa".

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.