Fenomena Blood Moon Terjadi Saat Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Ini Jadwalnya
Fenomena blood moon akan terjadi saat Gerhana Bulan Total muncul pada Selasa (3/3/2026).
Peristiwa ini membuat warna Bulan tampak berbeda dari kondisi biasanya. Jika cuaca cerah, Bulan dapat terlihat kemerahan saat fase puncak gerhana.
Fenomena tersebut akan menghiasi langit Indonesia sejak sore hingga malam hari. Gerhana Bulan Total ini juga terasa istimewa karena berlangsung di tengah bulan Ramadhan 1447 Hijriah.
Gerhana ini menjadi satu-satunya gerhana Bulan yang dapat disaksikan dari wilayah Indonesia sepanjang 2026.
Peristiwa terjadi saat fase purnama, ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus. Pada momen tertentu, Bulan akan masuk sepenuhnya ke dalam bayangan inti Bumi.
Lalu, bagaimana proses terjadinya blood moon saat Gerhana Bulan total?
Proses Terjadinya Fenomena Blood Moon
Istilah blood moon merujuk pada warna merah yang tampak ketika Bulan sepenuhnya masuk ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi.
Mengacu pada penjelasan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Rabu (25/2/2026), warna merah saat pucak gerhana disebabkan oleh hamburan Rayleigh di atmosfer Bumi.
Pada tahap ini, cahaya Matahari yang melewati atmosfer Bumi akan terhambur yang membuat cahaya dengan gelombang pendek, seperti biru akan tersebar lebih banyak.
Sedangkan, cahaya dengan gelombang lebih panjang, seperti merah, akan lolos dan mencapai permukaan Bumi.
Kondisi itulah yang membuat Bulan terlihat merah ketika fase puncak gerhana terjadi.
Waktu Terjadinya Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026
Druasi gerhana dari fase Gerhana Penumbra mulai (P1) hingga Gerhana berakhir (P4) terjadi selama lima jam 41 menit 51 detik.
Sementara itu, durasi parsialitas, yaitu lama waktu dari fase Gerhana Sebagian mulai (U1) hingga Gerhana Sebagian berakhir (U4) terjadi selama 3 jam 27 menit 47 detik.
Kemudian, durasi Totalitas Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 ini akan berlangsung selama 59 menit 27 detik
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 dapat diamati dengan waktu berbeda di setiap zona Indonesia.
Berikut waktu terbaik untuk menyaksikannya:
Waktu Indonesia Barat (WIB):
- Gerhana Penumbra mulai (P1): 15.42.44
- Gerhana Sebagian mulai (U1): 16.49.46
- Gerhana Total mulai: 18.03.56
- Puncak Gerhana (Puncak): 18.33.39
- Gerhana Total berakhir: 19.03.23
- Gerhana Sebagian berakhir (U4): 20.17.33
- Gerhana Penumbra berakhir (P4): 21.24.35.
Waktu Indonesia Tengah (Wita):
- Gerhana Penumbra mulai (P1): 16.42.44
- Gerhana Sebagian mulai (U1): 17.49.46
- Gerhana Total mulai (U2): 19.03.56
- Puncak Gerhana (Puncak): 19.33.39
- Gerhana Total berakhir (U3): 20.03.23
- Gerhana Sebagian berakhir (U4): 21.17.33
- Gerhana Penumbra berakhir (P4): 22.24.35.
Waktu Indonesia Timur (WIT):
- Gerhana Penumbra mulai (P1): 17.42.44
- Gerhana Sebagian mulai (U1): 18.49.46
- Gerhana Total mulai (U2): 20.03.56
- Puncak Gerhana (Puncak): 20.33.39
- Gerhana Total berakhir (U3): 21.03.23
- Gerhana Sebagian berakhir (U4): 22.17.33
- Gerhana Penumbra berakhir (P4): 23.24.35.