Sampai Titik Terakhirmu, Film Kisah Nyata Albi dan Shella yang Siap Buat Nangis Penonton
Film Sampai Titik Terakhirmu karya LYTO Pictures siap menggugah hati penonton Indonesia. Diadaptasi dari kisah nyata viral pasangan Albi dan Shella, film ini menyuguhkan cerita tentang cinta yang bertahan hingga napas terakhir—bukan sekadar romansa, tetapi perjalanan mendalam tentang makna kesetiaan dan keberanian menghadapi kehilangan.
Dalam konferensi pers di XXI Plaza Senayan, Jakarta, baru-baru ini, produser Marcella Daryanani menegaskan bahwa film ini membawa pesan lebih luas daripada sekadar drama cinta. Scroll untuk tahu cerita lengkapnya, yuk!
"Bagi kami, Sampai Titik Terakhirmu bukan sekadar film romantis. Ini adalah perayaan kehidupan, tentang bagaimana cinta bisa menjadi kekuatan untuk terus melangkah, bahkan dalam kehilangan," ujar Marcella.
Disutradarai oleh Dinna Jasanti dan ditulis oleh Evelyn Afnilia, film ini diperankan oleh Mawar de Jongh sebagai Shella dan Arbani Yasiz sebagai Albi. Keduanya mengaku bahwa peran tersebut bukan sekadar tugas akting, melainkan perjalanan batin yang intens.
Mawar, yang memerankan Shella, seorang pejuang kanker, mengaku sangat terhanyut dalam proses mendalami karakter.
"Shella bukan hanya karakter, tapi seseorang yang benar-benar pernah ada dan memberi banyak makna. Aku hanya ingin setiap emosi yang dia rasakan bisa sampai ke hati penonton, dan melihat tangis mereka tadi, rasanya bebanku terangkat," katanya.
Demi totalitas, Mawar bahkan harus menurunkan berat badan dan tampil dengan kepala botak untuk menggambarkan perjuangan melawan kanker ovarium yang Shella alami.
Sementara itu, Arbani Yasiz merasakan pengalaman mendalam saat memerankan Albi.
"Ini peran yang sangat personal, dan aku rasa banyak orang akan melihat diri mereka sendiri lewat kisah ini," ungkapnya.
LYTO Pictures memastikan film ini tidak jatuh menjadi melodrama berlebihan. Produser Marcella Daryanani dan Andi Suryanto bersama kru kreatif memilih pendekatan yang menghormati kisah asli Albi dan Shella, menitikberatkan pada pesan ketulusan, dukungan keluarga, dan kekuatan cinta.
Deretan aktor pendukung seperti Unique Priscilla, Kiki Narendra, Yasamin Jasem, Shakeel Fauzi, Tika Panggabean, hingga Siti Fauziah turut memperkuat dinamika emosional dalam film, terutama dalam menggambarkan peran orang-orang terdekat yang menjadi penopang dalam masa sulit.
Setelah menuai respons emosional dalam gala premiere, film Sampai Titik Terakhirmu bersiap tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 13 November 2025. Banyak yang menyebutnya sebagai “film tersedih tahun ini”.